Suara.com - Imunisasi dikenal sebagai upaya untuk mencegah kesakitan, kecacatan, dan kematian anak akibat penyakit. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat beberapa penyakit berbahaya yang bisa dicegah dengan imunisasi.
Apa saja? Berikut sederet penyakit yang bisa dicegah dengan imuniasi:
1. Batuk rejan (pertussis)
Batuk rejan merupakan penyakit menular yang berhasil ditekan penyebarannya karena cakupan imunisasi yang cukup tinggi. Anak yang menderita penyakit batuk rejan biasanya mengalami batuk tanpa henti akibat bakteri bordetella pertussis. Batuk rejan ini dapat menyebabkan napas berhenti dan terjadi kematian mendadak. Penyakit ini bisa dicegah dengan pemberian vaksin DPT (difteri, pertusis, dan tetanus).
2. Polio
Polio merupakan penyakit infeksi virus yang menular dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Indonesia termasuk negara yang bebas dari infeksi polio sebagai dampak cakupan imunisasi yang merata. Vaksin yang dapat mencegah penyakit ini adalah vaksin polio.
3. Difteri
Difteri merupakan penyakit yang tidak bisa dianggap ringan. Bakteri Corynebacterium diphtheriae menyerang infeksi saluran pernapasan bagian atas hingga menimbulkan bercak putih yang menutupi saluran pernapasan. Difteri paling fatal terjadi ketika menyerang jantung. Vaksin DPT bisa mencegah anak terkena difteri.
4. Tetanus
Tetanus disebabkan oleh bakteri yang tumbuh di lingkungan tanpa oksigen seperti luka kotor, atau tali pusat yang tak dijaga kebersihannya. Bakteri ini menghasilkan racun yang dapat menyebabkan komplikasi serius atau kematian. Vaksin DPT efektif mencegah penularan tetanus.
5. Meningitis
Meningitis merupakan penyakit ganas yang merusak otak dan selaputnya. Anak yang tertular penyakit ini akan mengalami cacat permanen, bahkan tak jarang menimbulkan kematian. Vaksin meningitis Hib sudah masuk program imunisasi nasional sejak 2013 demi menghalau penyakit meningitis dan pneumonia.
6. Hepatitis B
Virus hepatitis B menyerang hati dan mengakibatkan sirosis hingga kanker hati. Vaksin Hepatitis B untuk bayi telah diperkenalkan di 185 negara pada akhir 2015. Di Indonesia vaksin hepatitis B sudah masuk program imunisasi nasional.
7. Cacar
Cacar air merupakan penyakit menular yang menimbulkan bekas bopeng di beberapa bagian tubuh. Penyakit yang disebabkan oleh virus varicella ini bisa dicegah dengan pemberian vaksin varicella.
8. Campak
Penyakit campak ditandai dengan demam tinggi dan ruam di beberapa bagian tubuh. Kondisi ini seringkali diremehkan padahal pada kasus tertentu dapat memicu radang otak hingga kematian. Campak bisa dicegah dengan pemberian vaksin campak.
9. Rubella
Rubella adalah penyakit yang umumnya bersifat ringan pada anak. Namun jika infeksi terjadi pada awal kehamilan dapat memicu kematian janin atau sindrom rubela konginetal yang memicu kerusakan otak, jantung, mata, dan telinga. Risiko ini bisa dicegah dengan pemberian vaksin rubella.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026