Suara.com - Untuk memperingati Pekan Imunisasi Nasional tahun 2015, Kementerian Kesehatan Indonesia akan sosialisasi dan mengecek pelayanan imunisasi di semua daerah di Indonesia.
Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Indonesia Mohamad Subuh mengungkakan beberapa langkah yang telah dipersiapkan Kemenkes untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya imunisasi.
“Selama ini kesadaran masyarakat tentang imunisasi masih rendah, kebanyakan mereka masih takut, Jadi PIN 2015 ini kita jadikan sebagai langkah untuk mensosialisasikan kalau imunisasi itu sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit. Dengan acara ini sosialisasi bisa dilakukan secara efektif," katanya di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (26/4/2016).
Subuh mengungkapkan ada beberapa langkah yang akan dilakukan oleh Kemenkes untuk meningkatkan target imunisasi di Indonesia.
Pertama, intensifikasi pelayanan imunisasi selama satu pekan penuh di puskesmas. Nantinya layanan ini tidak akan ada libur, jadi akan berjalan terus di semua daerah,” kata dia.
Kedua, kementerian akan melakukan sosialisasi dan advokasi.
“Upaya ketiga, sweeping imunisasi,” kata dia.
Selain itu, Kemenkes juga akan melakukan imunisasi di wilayah yang sulit dijangkau. Sebab, diakuinya masih ada daerah-daerah yang cakupan imunisasinya masih kurang dari rata-rata 80 persen.
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional
-
Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI