Suara.com - Sebagian kaum hawa memilih mengonsumsi obat untuk meringankan nyeri haid atau menstruasi. Namun tahukah Anda, ada beberapa tanaman obat yang memiliki khasiat alami dalam meredakan nyeri haid.
Pakar obat herbal, dr Prapti Utami mengatakan bahwa tanaman obat bisa menjadi solusi dalam mengurangi rasa nyeri saat haid tanpa efek samping yang mungkin ditimbulkan obat-obatan kimia.
Berikut beberapa tanaman obat yang berkhasiat meredakan nyeri haid.
1. Tapak Liman
Tanaman tapak liman telah lama digunakan nenek moyang terdahulu sebagai obat antinyeri. Senyawa di dalamnya teruji dapat mempengaruhi protasglandin sehingga hormon progesteron meningkat dan mengurangi rasa sakit. Tanaman ini dapat dijumpai di rerumputan lapangan.
2. Kunyit
Kunyit telah lama digunakan oleh nenek moyang kita untuk menjaga kesehatan, kebugaran dan kecantikan.
Zat curcuminoid di dalamnya mengandung vitamin B1 yang lengkap dan berfungsi mendukung pembentukan sel darah merah sehinga mengurangi rasa nyeri saat menstruasi.
3. Asam Jawa
Asam jawa sering dikombinasikan dengan kunyit untuk menghasilkan ramuan yang dapat mengurangi rasa nyeri. Kandungan asam amino dan antikoksidan di dalamnya membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi nyeri haid.
4. Daun jambu biji
Selama ini manfaat jambu biji hanya dikenal dari buahnya saja. Namun tahukah Anda bahwa daun jambu biji dapat mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi rasa nyeri ketika menstruasi.
5. Vitex agnus castus fructus
Vitex dikenal dalam pengobatan tradisional Cina untuk meningkatkan hormon progesteron. Pada kaum hawa, menstruasi ditandai dengan penurunan hormon progesteron dan estrogen sehingga menimbulkan rasa nyeri di bagian perut bawah. Mengonsumsi ramuan tanaman ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri haidi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?