Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Saya sering mengalami sakit perut pada hari pertama menstruasi, baik pada saat masih gadis maupun sekarang setelah menikah. Apakah itu wajar, Dok? Mohon penjelasannya. Terima kasih.
AA
Jawab:
Selamat siang Saudari AA,
Sebelumnya dijelaskan lebih jauh mengenai nyeri haid Anda, ada beberapa pertanyaan yang perlu Anda jawab sehingga kami mendapat gambaran tentang keluhan Anda:
1. Kapan Anda pertama kali mengalami nyeri haid?
2. Berapa lama atau berapa hari Anda mengalami nyeri haid?
3. Obat-obatan apa yang Anda gunakan untuk menangani nyeri haid, dan apakah obat tersebut mengurangi nyeri?
4. Apakah Anda sudah pernah memeriksakan diri ke dokter kandungan?
5. Apakah terdapat keputihan?
Perlu diketahui, nyeri haid dibagi menjadi dua kategori, yaitu:
1. Nyeri haid primer, tidak ada kelainan pada organ atau struktur di sekitar panggul.
2. Nyeri haid sekunder, nyeri disebabkan oleh adanya penyakit atau kelainan pada organ disekitar panggul.
Ciri-ciri nyeri haid primer:
1. Pertama kali dialami = 6 bulan setelah mens pertama kali.
2. Berlangsung hanya 48-72 jam.
3. Terasa kram atau seperti mau melahirkan.
4. Nyeri perut bawah yang menetap, kadang menjalar ke punggung atau paha.
5. Pada pemeriksaan panggul tidak didapati kelainan yang bermakna.
Faktor risiko untuk terjadinya nyeri haid primer:
1. Usia sangat muda pada menstruasi pertama ( 12 tahun).
2. Belum pernah hamil.
3. Durasi menstruasi yang panjang.
4. Perdarahan menstruasi yang banyak.
5. Merokok
6. Adanya riwayat serupa dalam keluarga
7. Kegemukan
Ciri-ciri nyeri haid sekunder:
1. Dimulai pada usia 20-30an. Haid sebelumnya tidak mengalami nyeri.
2. Perdarahan menstruasi sangat banyak, siklus tidak teratur.
3. Nyeri haid yang dialami pada siklus pertama atau kedua setelah haid pertama.
4. Tidak membaik dengan obat-obatan antinyeri
5. Infertilitas, memiliki kesulitan punya anak.
6. Nyeri saat senggama.
7. Keputihan
Penyebab nyeri haid sekunder:
1. Endometriosis
2. Tumor dalam rahim (myoma)
3. Penyakit radang panggul, dan lain-lain.
Nyeri haid primer dan endometriosis biasanya akan hilang sendiri setelah Anda punya anak, bukan setelah Anda menikah.
Jika nyeri Anda termasuk ke dalam ciri-ciri nyeri haid primer, maka tidak ada yang perlu dikuatirkan. Namun jika nyeri Anda termasuk dalam nyeri haid sekunder, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan.
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Gavrila Marta
Sumber: https://meetdoctor.com/
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD