Suara.com - Pernah merasakan sakit kepala saat puasa? Ini tentu sangat mengganggu Anda menjalani aktivitas. Apalagi Anda tak bisa mengonsumsi obat untuk menghilangkan rasa sakit kepala hingga waktu berbuka tiba.
Sakit kepala saat puasa bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya tekanan darah tinggi atau rendah, dehidrasi, anemia hingga terlalu banyak asupan kafein.
Nah, ingin tahu cara agar rasa sakit kepala Anda tak datang saat berpuasa, dan bagaimana menghilangkannya saat rasa sakit kepala muncul? Berikut tipsnya, seperti yang dilansir Fustany.
1. Hindari makan berlebihan
Hal pertama yang perlu Anda lakukan dengan menghindari makan berlebihan selama berbuka. Jika Anda makan terlalu banyak akan menarik sirkulasi darah ke perut Anda, dan hasilnya sakit kepala Anda akan muncul.
2. Makan kurma saat berbuka
Jika Anda merasa sakit kepala sebelum berbuka puasa, disarankan untuk mengonsumsi kurma terlebih dahulu saat berbuka puasa.
Kurma bisa membuat perut Anda menjadi ringan dan memiliki kandungan gula pasti yang dibutuhkan tubuh untuk mendapatkan kembali kekuatannya.
3. Minum cukup air
Minum cukup air sangat penting setelah berbuka puasa, minumlah air yang cukup saat berbuka puasa sampai sahur dan hindari soda juga kafein, karena itulah alasan utama mengapa Anda merasa dehidrasi dan sakit kepala keesokan harinya.
4. Jangan begadang
Tidur yang cukup, jangan begadang dan bangunlah di pagi hari untuk mulai bekerja. Ini akan membuat tubuh menjadi segar dan lebih siap untuk memulai hari yang produktif. Sebaliknya, tidur yang kurang tentu akan membuat Anda sakit kepala.
5. Jangan melewatkan sahur
Sahur tidak boleh dilewatkan, tapi juga tidak berlebihan. Kedua kasus tersebut bisa menyebabkan sakit kepala yang mengerikan keesokan harinya.
6. Rendam kaki di air hangat
Jika Anda berpuasa dan sakit kepala menyerang Anda, rendam kaki Anda ke dalam air hangat, dan masukkan sesuatu yang dingin ke bagian belakang kepala Anda, lalu istirahatkan mata untuk sementara waktu. Anda akan merasa jauh lebih baik setelah itu!
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya