Suara.com - Menurut sebuah studi terbaru yang dilakukan Ambrosia, salah satu start-up di Amerika Serikat, transfusi darah dari kaum muda dapat membantu mengurangi risiko penyakit utama seperti kanker, alzheimer, dan jantung pada orangtua.
Mereka yang berusia 35 tahun dan para lansia yang telah menerima plasma menunjukkan perbaikan pada biomarker yang terkait dengan penyakit tersebut.
Dalam penelitian ini, mereka mengukur protein yang disebut antigen carcinoembryonic, yang biasanya ditemukan pada orang sehat. Namun, protein ini bisa meningkat jumlahnya pada penderita kanker.
Mereka pun melakukan transfusi darah pada 70 orang yang mereka rawat karena berbagai penyakit. Kata penelitian ini, jumlah antigen carcinoembryonic menurun setelah mereka transfusi darah.
"Saya tidak ingin mengatakan bahwa ini adalah obat yang mujarab, tapi ini tentang apa yang bisa dilakukan oleh orang-orang muda. Apapun yang ada dalam darah orang-orang muda, menyebabkan perubahan yang tampaknya membuat proses penuaan mundur," kata Jesse Karmazin, pendiri Ambrosia.
Hal ini juga mengubah kadar kolesterol dan protein yang terkait dengan Alzheimer. Penelitian yang dilakukan oleh perusahaan telah dibagikan menjelang konferensi 'Recode' di Los Angeles, Amerika Serikat. (Metro)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?