Suara.com - Menurut sebuah studi terbaru yang dilakukan Ambrosia, salah satu start-up di Amerika Serikat, transfusi darah dari kaum muda dapat membantu mengurangi risiko penyakit utama seperti kanker, alzheimer, dan jantung pada orangtua.
Mereka yang berusia 35 tahun dan para lansia yang telah menerima plasma menunjukkan perbaikan pada biomarker yang terkait dengan penyakit tersebut.
Dalam penelitian ini, mereka mengukur protein yang disebut antigen carcinoembryonic, yang biasanya ditemukan pada orang sehat. Namun, protein ini bisa meningkat jumlahnya pada penderita kanker.
Mereka pun melakukan transfusi darah pada 70 orang yang mereka rawat karena berbagai penyakit. Kata penelitian ini, jumlah antigen carcinoembryonic menurun setelah mereka transfusi darah.
"Saya tidak ingin mengatakan bahwa ini adalah obat yang mujarab, tapi ini tentang apa yang bisa dilakukan oleh orang-orang muda. Apapun yang ada dalam darah orang-orang muda, menyebabkan perubahan yang tampaknya membuat proses penuaan mundur," kata Jesse Karmazin, pendiri Ambrosia.
Hal ini juga mengubah kadar kolesterol dan protein yang terkait dengan Alzheimer. Penelitian yang dilakukan oleh perusahaan telah dibagikan menjelang konferensi 'Recode' di Los Angeles, Amerika Serikat. (Metro)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius