Suara.com - Puasa Ramadan menuntut kita untuk tidak makan dan minum selama 14 jam. Nah, bagi Anda yang ingin mendapatkan bobot tubuh ideal, puasa bisa jadi momen tepat untuk diet.
Ya, disampaikan dokter Spesialis Gizi Klinik, Dian Permatasari, diet saat berpuasa akan membuahkan hasil yang maksimal, asal seseorang melakukan pengaturan pola makan saat sahur dan berbuka.
"Benar-benar niat untuk diet. Pengaturan makan juga harus diperhatikan. Misalnya tidak mengonsumsi gorengan dan mengurangi porsi makan saat sahur dan berbuka," ujar dr Dian pada acara buka bersama yang dihelat Danone di Jakarta, Selasa (6/6/2017).
Konsumsi panganan manis pun hanya boleh berupa satu gelas teh manis saat berbuka puasa. Meski demikian kelengkapan nutrisi seperti karbohidrat, protein, serat, lemak, vitamin dan mineral tetap harus dipenuhi.
"Jadi hanya dikurangi porsinya, bukan nutrisinya. Diet seimbang tetap harus dipenuhi, lemak bisa dari minyak tak jenuh seperti minyak granola atau alpukat," tambah dia.
Namun sayangnya banyak yang gagal menurunkan bobot tubuh saat puasa, karena cenderung balas dendam saat berbuka puasa. Pola buka puasa seperti ini harus dihindari jika ingin dietnya benar-benar berhasil.
"Jadi, sebaiknya hindari balas dendam saat buka. Yang ada biasanya kan puasa tapi berat badan malah naik. Itu salah satunya karena saat buka semua ingin dimakan. Takjil semua ingin dibeli," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut