Suara.com - Siapa sangka, sayuran hijau brokoli memiliki khasiat dalam mengelola kadar gula darah penderita diabetes tipe 2. Menurut hasil studi yang dilakukan tim peneliti Lund University di Swedia, brokoli kaya akan sulforaphane, senyawa alami yang mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Pada penelitian yang dilakukan pada tikus berpenyakit diabetes, Annika Axelsson peneliti utama mengatakan, senyawa sulforaphane mengurangi kadar glukosa berlebihan dalam darah secara siginifikan.
Efek ini sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan pemberian metformin, obat yang diresepkan pada diabetesi. Tak hanya itu, brokoli juga mengandung kromium, dimana mendorong peningkatan sensitivitas insulin dalam tubuh yang pada gilirannya dapat mengendalikan lonjakan kadar gula darah.
Seperti diketahui diabetes tipe 2 diidap oleh 450 juta orang di dunia dan 15 persen pasien tidak dapat menggunakan obat metformin lini pertama karena berisiko menimbulkan kerusakan ginjal.
Oleh karena itu temuan ini memberi angin segar bagi diabetesi agar dapat menjadikan asupan brokoli untuk mengendalikan kadar gula darah mereka. Namun Anda harus memperhatikan cara pengolahan brokoli agar kandungan gizinya tidak rusak, yakni dengan cara dikukus, ditumis dalam waktu yang tidak terlalu lama. (Boldsky)
Tag
Berita Terkait
-
Benarkah Senyawa Brokoli Hambat Pertumbuhan Uban? Ini Faktanya
-
4 Sayuran Penambah Energi untuk Aktivitas Sehari-hari
-
3 Sayur Ini Sebaiknya Tidak Digoreng, Bisa Picu Penyakit Berbahaya
-
Yoghurt sampai Brokoli, 5 Makanan yang Dapat Membantu Meredakan Nyeri Haid
-
Kasus pada Anak Terus Meningkat, Begini Cara Alami Mencegah Diabetes Sejak Dini
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
-
Purbaya: Mundurnya Dirut BEI Sentimen Positif, Saatnya Investor 'Serok' Saham
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
Terkini
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink