Suara.com - Gejala mata kering di kalangan pasien yang berusia lebih muda saat ini semakin meningkat. Pasalnya, mereka kerap menggunakan perangkat digital berlebihan.
Sebuah studi yang dilakukan Amber Gaume Giannoni, spesialis optometri lokal bersama College of Optometry di University of Houston, mengatakan semakin banyak anak-anak yang terus menerus menatap layar, semakin sedikit mereka berkedip, hingga menyebabkan gejala mata kering.
Padahal, kata dia, berkedip dapat membantu merangsang kelenjar yang berfungsi untuk melembapkan mata.
Studi tersebut juga menunjukkan, bahwa anak-anak berusia delapan tahun bisa menghabiskan enam jam sehari di depan layar.
Karena itu, Giannoni menyarankan orangtua bisa membatasi waktu anak-anak mereka bermain perangkat digital dan memerhatikan gejala mata kering seperti menggosok dan kemerahan mata.
Dia merekomendasikan metode 20-20-20 untuk mengurangi ketegangan mata terhadap perangkat digital, yakni istirahat 20 detik setiap 20 menit Anda atau anak-anak menggunakan perangkat digital. Selain itu, lihatlah layar dengan jarak 20 kaki (sekitar enam meter) atau jangan terlalu dekat. (Boldsky)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance