Suara.com - Depresi tidak bisa dianggap enteng.Baru-baru ini kasus bunuh diri akibat depresi berat terjadi lagi. Chester Bennington, vokalis grup band ternama, Linkin Park, ditemukan tewas gantung diri di kediamannya.
Banyak yang menduga, Chester mengalami depresi berat yang berakibat gangguan jiwa. Nah, bila Anda memiliki keluarga atau teman yang mengalami depresi, Anda bisa memberikan bantuan yang membuat mereka merasa lebih baik.
Namun, perawatan medis tetap perlu diberikan untuk memulihkan kondisi depresi. Berikut beberapa bentuk dukungan yang bisa Anda lakukan untuk seseorang yang mengalami depresi dikutip Meet Doctor, setelah ditinjau oleh dr. Adnan Yusuf.
Depresi butuh perawatan medis
Depresi adalah kondisi medis yang membutuhkan perawatan medis. Sebagai anggota keluarga atau teman, Anda bisa mendengarkan orang tersebut dan memberikan dukungan, tapi itu mungkin tidak cukup.
Jika Anda mengingat bahwa depresi membutuhkan pertolongan medis, maka Anda tidak akan kehilangan kesabaran atau frustrasi dengan mereka karena usaha terbaik Anda tidak menyembuhkan depresi mereka.
“Orang yang tertekan tidak bisa tidur nyenyak dan mereka tidak bisa menghindarinya,” kata Jackie Gollan, PhD, asisten profesor di departemen psiatri dan ilmu perilaku di Northwestern University Feiberg School of Medicine di Chicago. Karena itu, akan lebih baik bila Anda menyarankan mereka untuk mengunjungi psikiater.
Terlibat dalam perawatan mereka
Hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk seseorang dengan depresi adalah mendukung perawatannya. Katakan pada teman atau orang yang Anda cintai bahwa depresi adalah masalah medis dan mengabaikannya tidak akan membuatnya hilang. Anda bisa mengantar mereka untuk menemui psikiater dan terlibat dalam perawatannya.
Dorong mereka untuk berobat
Biarkan mereka tahu bahwa Anda dan orang lain peduli terhadap mereka dan selalu memberikan dukungan. Arahkan mereka untuk mau menjalani perawatan medis , bila mereka berbicara pada Anda tentang apa yang mereka rasakan. Jadilah pendengar yang baik sambil menyelipkan kata-kata bahwa mereka butuh terapi.
Tetap kontak
Jangan meninggalkan mereka. Hubungi atau kunjungi orang tersebut dan undang dia untuk bergabung dengan Anda dalam kegiatan sehari-hari, misalnya sekadar makan di luar, olahraga atau jalan-jalan di mal. Orang yang mengalami depresi mungkin terisolasi karena mereka tidak ingin mengganggu orang lain.
“Aktivitas yang memberikan kesenangan bisa membantu dalam memperbaiki depresi,” kata Gollan. Pilihlah kegiatan yang menarik bagi mereka. Jangan putus asa bila pada awalnya mereka menolak atau terkesan tidak menikmati.
Fokus pada tujuan kecil
Orang yang depresi mungkin akan bertanya, “Mengapa repot-repot? Mengapa saya harus bangun dari tempat tidur hari ini? Anda dapat membantu menjawab pertanyaan ini dan menawarkan penguatan positif. Misalnya, dengan mengatakan bahwa bangun pagi akan membuat dia lebih bersemangat atau ada sesuatu yang harus dia lakukan pagi itu.
“Penghindaran dan kepasifan yang menekan dapat dikurangi melalui aktivitas yang positif,” kata Gollan. Berikan pujian atas prestasi-prestasi kecil yang terhitung sederhana sekali pun, misalnya bangun pagi.
Penderita depresi biasanya merasa dirinya tidak berharga. Dukungan yang membesarkan hati dan beri penghargaan atau pujian atas hal-hal positif yang dia lakukan bisa membantu mengurangi depresi.
Menolong penderita depresi bukan perkara gampang, butuh kesabaran dan kegigihan untuk membantu mereka keluar dari tekanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal