Suara.com - Tak sedikit kaum hawa risih dengan tumbuhnya rambut vagina yang terlalu lebat. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan memangkasnya.
Teknik pemangkasan rambut vagina pun sangat bervariasi, salah satunya metode waxing. Namun, dr Ni Komang Yeni DS, SpOG dari Klinik Bamed Healthcare menyarankan metode cukur rambut vagina menggunakan gunting.
"Waxing nggak usahlah. Bahan yang digunakan saat waxing bisa memicu jerawat di vagina. Nanti, efeknya bisa gatal dan jadi nggak nyaman. Lebih baik cukur pakai gunting biasa saja," ujar dia di sela-sela temu media yang dihelat Bamed Healthcare di Jakarta, Selasa (1/8/2017).
Ditambahkan Ni Komang, kondisi vagina tanpa rambut lebih sehat dibanding berambut namun tak dirawat. Ketika rambut vagina tumbuh terlalu lebat dan tidak dikeringkan dengan baik saat buang air kecil, maka kondisi ini bisa memicu tumbuhnya jamur.
"Jadi kalau tidak bisa dirawat sebaiknya dicukur saja karena sebenarnya rambut di vagina itu kan fungsinya sebagai penutup agar tidak vulgar. Mencukurnya pun cukup dengan gunting," tambah dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar