Suara.com - Seringkali kita berpikir bahwa depresi hanya terkait dengan pola pikir dan perasaan, tapi ternyata bagian tubuh lainnya, seperti organ intim juga bisa mengalami depresi.
Ya, Miss V atau vagina dapat mengalami kondisi kronis yang sangat serius atau disebut dengan istilah vulvodynia. Di Amerika Serikat, kondisi ini mempengaruhi 16 persen perempuan, lebih tinggi dari kasus kanker payudara (12 persen) dan endometriosis (11 persen).
Sebuah studi pada 2003 yang dilakukan oleh para profesor di Maryland menunjukkan bahwa meskipun kaum hawa lebih sering mengalami rasa sakit daripada lelaki dalam kehidupan sehari-hari, lelaki mendapat perawatan yang lebih baik untuk mengatasi rasa sakitnya.
Depresi pada vagina memang lebih sering disebabkan rasa sakit saat berhubungan seks. Meski penyebab lain seperti penggunaan tampon atau duduk dalam waktu lama juga dapat menyebabkan depresi pada vagina.
"Vulvodynia masih mendatangkan kesalahpahaman kuno yang bersifat psikosomatik dan selalu dikaitkan dengan penyakit jiwa dan stigma negatif," ujar peneliti dilansir Independent.
Sama seperti depresi yang terjadi pada pikiran, depresi vagina juga dapat diatasi dengan obat anti depresi. Bagi perempuan yang terkena dampak, rasa sakit ini sangat menyakitkan sehingga membuat mereka terpaksa berhenti dari pekerjaan mereka.
Seperti kebanyakan gangguan pada organ intim, vulvodynia sangat sulit didiagnosis. Menurut sebuah penelitian di Harvard, hanya 60 persen perempuan yang terkena dampak mendapatkan diagnosis yang akurat setelah mengunjungi tiga dokter yang berbeda.
Karena kurangnya penelitian, penyebab pasti vulvodynia tidak diketahui. Dr Amanda Tozer, konsultan ginekolog di The London Clinic mengatakan ada beberapa faktor risiko yang dapat memicu vagina mengalami depresi seperti kelainan genetik sel vulva, hipersensitif terhadap jamur atau kejang pada otot dasar panggul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun