Suara.com - Seorang lelaki berusia 21 tahun asal daerah terpencil di India harus menanggung bebas yang sangat besar di bagian perutnya. Perut lelaki bernama Bikash Hazarika tersebut membengkak hingga berukuran 59 inci, dan memiliki berat hingga 10 kilogram.
Secara keseluruhan, berat badan Bikash saat ini adalah 61 kilogram. Namun, lelaki yang bercita-cita menjadi seorang pemain Tim Nasional sepak bola India tersebut harus menelan pil pahit jika kondisinya tak memungkinkan untuk berjalan, duduk dalam waktu lama, bahkan tertidur dengan cara berbaring.
Selama lima tahun terakhir, Bikash hanya bisa tertidur dalam posisi duduk selama satu setengah jam pada satu waktu, karena kondisi yang dikenal sebagai hepatomegali kongestif.
"Rasanya saya sedang sekarat karena kematian yang lambat. Hidup Saya sudah sempurna sebelumnya. Saya kehilangan semua harapan untuk bisa hidup cukup untuk mendapatkan perawatan. Sudah sangat terlambat," ungkapnya.
Dua tahun yang lalu, Bikash didiagnosis dengan penyakit yang diberi nama hepatomegali kongestif; Di mana darah dari punggung masuk ke hati karena terjadi gagal jantung.
Dokter mengatakan kepada keluarga Bikash jika operasi bisa menyelamatkan nyawanya. Namun, keluarganya tak sanggup membayar akibat baiaya yang mencapai 7.300 poundsterling atau sekitar Rp125 juta.
"Kami sudah menjual rumah kami untuk biaya pengobatan bulanannya. Kami tidak bisa melakukan hal lain. Kami tidak punya sumber uang untuk pembedahannya," ungkap ayah Bikash yang merupakan seorang pekerja kontrak, Dilip.
Bikash Hazarika merupakan seorang pesepak bola berbakat, hingga pada suatu hari, dia mengeluh mengalami sakit perut yang sangat parah dan terjatuh ke tanah karena kesakitan. Tiga bulan kemudian, dia menderita sesak napas dan dokter mengatakan kepadanya dia telah menderita serangan jantung.
Sampai satu bulan kemudian, cairan mulai terkumpul di tubuhnya dan menyebabkan perut Bikash terus membengkak. "Selama tiga bulan Saya sering mengalami sesak napas. Saya berkonsultasi dengan seorang dokter di sebuah rumah sakit pemerintah tempat mereka mengatakan bahwa Saya mengalami serangan jantung dan karena itu detak jantung
Saya melambat.
Baca Juga: Tips Diet ala Supermodel Prancis untuk Perut Rata
Kini, Bikash dan keluarganya mengandalkan dana dari Pemerintah India untuk membiayai pembedahannya.
"Saya berharap pemerintah memperhatikan kondisi Saya dan menawarkan pengobatan gratis kepada Saya. Saya tidak akan bisa menjalani kehidupan normal tapi juga mulai bermain lagi dan membuat negara Saya bangga," tandasnya. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran