Suara.com - Jika Anda mengenal seseorang yang terus-menerus bermain dengan ponsel cerdas (gawai) mereka, Anda mungkin ingin membuat mereka berhenti melakukannya.
Seorang perempuan muda di Dongguang, Cina, mengalami kebutaan di mata kanannya setelah main game mobile online di smartphone-nya selama satu hari penuh.
Menurut laporan media Cina, Xiao Wu (bukan nama sebenarnya) telah memainkan permainan populer yang disebut King of Glory sebelum dilaporkan mengalami kebutaan. Insiden tersebut terjadi pada Hari Libur Nasional mereka, 1 Oktober lalu.
Perempuan berusia 21 tahun itupun dirawat di Rumah Sakit Mata Donggiang Huaxia keesokan harinya, di mana dokter mendiagnosanya mengalami oklusi arteri retina atau kehilangan penglihatan monokular tanpa rasa sakit. Kondisi ini biasanya terjadi pada orangtua dan tidak dapat diubah, sehingga mengakibatkan kehilangan penglihatan permanen.
Menurut laporan tersebut, Xiao Wu telah mengundang seorang rekan ke rumahnya untuk berperan sebagai King of Glory, multiplayer game online oleh Tencent Games. Teman-temannya mengatakan, Xiao dia terobsesi dengan permainan tersebut, dan akan bermain tujuh sampai delapan jam setiap hari, bahkan rela melewatkan waktu tidur agar bisa terus bermain games tersebut.
Ketika setelah makan malam ingin melanjutkan permainan di gawainya, dia mulai merasa ada sesuatu yang tidak beres di mata kanannya. Dia pun langsung dilarikan ke kota untuk menjalani perawatan medis keesokan harinya.
Perempuan yang berprofesi sebagai wiraswasta itu mengatakan kepada wartawan di rumah sakit, dia biasanya akan bangun jam 6 pagi dan mulai bermain games setelah sarapan sampai sekitar jam 4 sore. Dia kemudian akan tidur siang, dan terus bermain sampai jam 1 pagi atau 2 pagi.
"Terkadang saya lupa waktu, saya tidak makan bahkan saat orangtua saya memintaku," ungkapnya.
Orang tuanya telah mencoba membujuknya untuk meletakkan gawainya, bahkan memperingatkannya akan "buta".
Baca Juga: Sembarang Extension Bulu Mata, Perempuan Ini Alami Hal Menakutkan
"Sekarang saya merasa takut dan menyesal (karena tidak mendengarkan mereka)," kata Xiao Wu.
Para dokter yang merawatnya di rumah sakit memperingatkan adanya keletihan berlebihan di matanya. Kerusakan mata bisa terjadi karena berjam-jam menatap layar komputer atau smartphone. (Asiaone)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak