Suara.com - Apel dikenal sebagai buah super yang bisa menjauhkan Anda dari dokter. Mengonsumsi apel secara rutin minimal satu buah setiap hari dapat menghindarkan kita dari risiko berbagai penyakit.
Guru Besar Bidang Keamanan Pangan dan Gizi Departemen Gizi Masyarakat- FEMA IPB, Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS mengatakan, apel merupakan buah yang kaya serat. Konsumsi satu buah apel telah mencukupi 30 persen kebutuhan serat per hari.
"Karena kandungan seratnya yang tinggi dulu orang makan apel dengan kulitnya. Sekarang saya tidak menganjurkan dengan kulit karena khawatir mengandung bahan pelapis lilin dan paparan pestisida yang justru dapat menimbulkan masalah baru bagi kesehatan. Kalau apel organik tidak masalah," kata dia dalam Jelajah Gizi 2017 bersama Sarihusada di Malang, Jumat (13/10/2017).
Mengonsumsi apel juga dapat menurunkan angka kolesterol, mencegah diabetes, menurunkan berat badan, hingga menjaga kulit tetap halus dan awet muda. Semua manfaat ini, lanjut Prof Ahmad, bersumber dari kandungan antioksidan yang cukup tinggi dalam buah apel.
"Apel mengandung asam organik. Asam- asam ini memiliki sifat antioksidan sehingga dapat menurunkan risiko peradangan yang memicu berbagai penyakit degeneratif. Selain itu apel juga kaya vitamin. Terutama vitamin larut air," ungkap dia.
Salah satu jenis apel, menurut Prof Ahmad, memiliki nilai gizi tinggi adalah apel Malang. Alasannya, apel Malang cenderung tidak membutuhkan waktu lama untuk didistribusikan ke berbagai daerah sehingga tidak menggunakan bahan pengawet tambahan yang dapat memicu berbagai risiko kesehatan.
"Beda dengan Apel Washington, itu kalau pakai kapal laut bisa tiga minggu baru sampai. Tapi sebelum didistribusikan, apel Washington itu bisa disimpan enam bulan sampai dua tahun kok bisa awet, ya itu karena disimpannya di suhu rendah. Lalu dia pakai lilin dan fungsida agar tahan lama dan bebas jamur. Ini yang berbahaya bagi kesehatan," tandasnya.
Selain itu, mengonsumsi apel Malang dari segi ekonomi mendukung hasil panen petani lokal yang dapat meningkatkan kesejahteraannya. Jadi, yuk konsumsi apel produksi dalam negeri!
Baca Juga: Sambut Halloween, Yuk! Siapkan Apel Buatan Sendiri
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan