Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Saya sudah minum banyak antibiotik, dari cefadroxil, metronidazole, azithromycin, clindamycin, ciprofloxasin, thiamphenicol, sampai levofloxacin. Kenapa infeksi jamur di vagina tidak sembuh? Hasil lab nya batang gram positif berukuran besar : ++++ Batang gram variabel berukuran kecil : +++ Jamur : + Menurut Dokter kenapa ya? Mohon penjelasan dan sarannya. Terima kasih.
MS
Jawab:
Selamat sore Saudari MS,
Sebelumnya saya mau bertanya, apakah Anda sudah memeriksakan diri ke dokter? Apakah antibiotik-antibiotik itu diresepkan oleh dokter?
Penggunaan antibiotik tidak boleh sembarangan, harus sesuai dengan anjuran dokter setelah dilakukan pemeriksaan. Hal ini karena dokter akan memberikan antiobiotik sesuai dengan kuman penyebab penyakitnya. Antibiotik berguna untuk membunuh kuman (bakteri).
Antibiotik diberikan dengan dosis dan lama pemberian yang bervariasi, tergantung penyebab penyakitnya. Apabila tidak dikonsumsi sesuai anjuran dokter maka akan terjadi Resisten, kuman akan kebal terhadap antibiotik yang dikonsumsi tidak teratur tersebut.
Jadi, seharusnya Anda segera periksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium yang lebih lengkap, misalnya pemeriksaan resistensi kuman agar bisa diberikan antibiotik yang tepat untuk kuman penyebab keputihan Anda.
Masalah infeksi jamur, terapinya adalah obat antijamur bukan antibiotik.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Rizka Amelia
Sumber: https://meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia