Suara.com - Jika lelaki lain bangga dengan ukuran Mr P-nya yang besar, maka hal ini tak berlaku bagi Horace Owiti Opiyo. Lelaki asal Kenya berusia 20 tahun ini justru merasa malu dan tak nyaman dengan Mr P raksasanya yang memiliki berat 11 kilogram.
Beruntung, ia telah berhasil menjalani operasi untuk mengurangi ukuran Mr P-nya baru-baru ini. Opiyo mengaku kini bisa lebih leluasa berjalan, berdiri dan melakukan hobi futsal yang selama ini ditinggalkannya karena memiliki Mr P raksasa.
Sebelumnya, Opiyo memang mengalami perubahan ukuran Mr P yang tak biasa. Ia mengingat pembesaran ukuran Mr P ini dipicu usai mendapat gigitan nyamuk saat berusia 10 tahun. Sejak itu ukuran Mr P-nya bertambah besar hingga sekepalan tangannya.
Dalam istilah medis, kondisi yang dialami Opiyo merujuk pada infeksi kaki gajah yang menyerang skrotum. Selama bertahun-tahun Opiyo menahan nyeri karena alat vitalnya yang membesar dan membuatnya harus putus sekolah.
"Rasa sakit menjadi semakin tak tertahankan, sehingga saya bahkan tidak bisa berjalan atau duduk. Saya berjalan dengan cara membungkuk untuk menahan rasa nyeri, "kata dia.
Kondisi langka yang dialaminya pun viral ketika temannya mengunggah foto Opiyo ke Facebook. Ia pun dihubungi dokter di Rumah Sakit Jaramogioginga yang menawarkannya tindakan operasi.
Opiyo pun setuju. Operasi pun berhasil sehingga Ia kini bisa merasakan sebagai lelaki normal. Opiyo kembali semangat untuk melanjutkan pendidikannya dan menekuni hobi bermain sepak bola yang selama ini ditinggalkannya.
"Sekarang saya bebas! Langkah selanjutnya yang ingin saya ambil adalah melanjutkan sekolah," pungkasnya dilansir Menshealth.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun