Obat cacing dengan merek dagang Albendazole dan Diethylcarbamazine Citrate digunakan dalam program pemberian obat pencegahan massal (POPM) filariasis pada Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) yang jatuh setiap bulan Oktober.
Disampaikan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. M. Subuh, obat ini harus dikonsumsi sekali dalam setahun selama lima tahun atau hingga 2020 mendatang. Program BELKAGA sendiri telah digagas Kementerian Kesehatan sejak 2015 lalu.
"Kita bercita-cita mewujudkan Indonesia bebas kaki gajah pada 2020 mendatang. Oleh karena itu sejak tahun lalu kita memberikan obat pencegahan massal selama 5 tahun berturut-turut untuk memutus mata rantai penularan filariasis atau kaki gajah," ujar dia pada temu media Kenali dan Cegah Filariasis Sejak Dini di Jakarta, Jumat (30/9/2016).
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Ketua Komite Ahli Pengobatan Filariasis, Prof. Dr. dr. Purwantyastuti, menjelaskan alasan mengapa obat ini harus dikonsumsi dalam jangka waktu lima tahun dengan pemberian sekali dalam setahun.
Menurut Prof Pur, obat akan efektif dalam menekan jumlah cacing filariasis hingga kadar paling rendah jika diberikan sebanyak lima kali. Ia menguraikan, pada pemberian pertama, maka jumlah cacing filariasis yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk menyusut menjadi lebih kecil.
"Begitu selanjutnya hingga pemberian lima kali. Harapannya di tahun kelima, jumlah cacing filiriasis sangat kecil di dalam tubuh sehingga tak dapat menutup limfa yang memicu pembengkakan," ujar dia.
Selain itu, ia menambahkan, riset pernah membuktikan bahwa jika obat cacing diberikan lima dosis sekaligus, hal ini akan memicu efek samping yang cukup berat bagi tubuh.
"Biasanya efek sampingnya berupa mual dan pusing, apalagi jika dikonsumsi sebelum makan. Jadi memang sebaiknya dikonsumsi setelah perut terisi untuk menghindari efek samping ini," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh