Suara.com - "Buku adalah jendela dunia", ungkapan ini tentu sudah sangat populer di telinga. Sayangnya, minat membaca di kalangan masyarakat Indonesia justru menempati peringkat yang rendah.
Berdasarkan studi Most Littered Nation In the World 2016, minat baca di Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara. Karena itu, kegemaran membaca sudah seharusnya ditanamkan sejak dini agar kelak Indonesia memiliki generasi penerus yang cerdas, dan mampu bersaing secara global.
Melihat pentingnya penanaman kegiatan membaca inilah, sebagai Bank Sentral, Bank Indonesia (BI) menginisiasi program BI Corner untuk mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan.
Sebagai perwujudan BI Cirner di tingkat usia dini, Direktur Departemen Komunikasi Arbonas Hutabarat menjelaskan, kini BI telah melaksanakan pembangunan dan aktivasi Program Pojok Baca & Dongeng PAUD BI di seluruh Indonesia.
"Program ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak tahun 2014. Pada tahun lalu. BI sudah membangun 133 Pojok Baca dan Dongeng yang terdiri di 50 unit di wilayah DKI Jakarta dan 83 unit tersebar di 29 Kabupaten/kota," ungkap dia dalam "Peluncuran Gerakan Edukasi Keuangan Anak Usia Dini" di Jakarta, Senin (4/11/2017).
Sedangkan di tahun ini, BI melakukan penambahan pembangunan sebanyak 50 Pojok Baca Dongeng PAUD di 43 Kota/Kabupatej di Indonesia. Sehingga total jumlahnya mencapai 183 unit di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, Arbonas mengungkapkan, program yang bekerjasama dengan Kemendikbud dan Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) ini tak hanya bertujuan untuk menciptakan generasi gemar membaca, tapi juga bisa turut memperkenalkan pengetahuan dasar di bidang keuangan sejak dini, melalui kegiatan pelatihan dan pengembangan kurikulum PAUD.
"Pengetahuan dasar di bidang keuangan ini, sangat penting bagi anak-anak usia dini, untuk mengasah keterampilan mereka agar bisa berpikir logis, kritis dan kreatif. Sehingga kami sangat mendukung program ini," tutup Kasubdit Kurikulum PAUD Dikmas, Dra Kurniati.
Baca Juga: Anda Gemar Baca Buku? Ini Manfaat Menakjubkan yang Didapat
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat