Apa saja risiko melakukan tato mata?
Berikut risiko kesehatan yang terjadi jika Anda nekat melakukan tato mata:
1. Perforasi (lubang) mata
Hal ini biasa terjadi karena sklera memiliki ketebalan kurang dari satu milimeter. Akibatnya, prosedur tato bisa merusak sklera hingga menyebabkan kebutaan.
2. Retina terpisah (retinal detachment)
Retina terpisah terjadi ketika retina ditarik jauh dari posisi normal di belakang mata. Hal ini bisa menyebabkan pandangan kabur bahkan kebutaan.
3. Endoftalmitis
Kondisi ini disebabkan oleh peradangan parah pada jaringan bagian dalam mata. Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri sehingga lebih dikenal dengan infeksi di dalam mata, yang bisa menyebabkan kebutaan.
4. Simpatik oftalmia
Respons peradangan autoimun yang mempengaruhi kedua mata dan dapat menyebabkan kebutaan. Kondisi ini cenderung terjadi ketika mata mengalami trauma karena ada sesuatu yang menembus mata bagian dalam.
5. Infeksi virus
Penularan virus misalnya hepatitis B dan C, dan HIV ini terjadi melalui darah yang ditularkan dari peralatan yang tidak dibersihkan dengan benar.
6. Perdarahan dan infeksi di tempat suntikan
Perdarahan dan infeksi di tempat suntikan juga bisa terjadi bila Anda mentato mata.
7. Alergi
Reaksi buruk seperti alergi parah terhadap tinta tato juga bisa terjadi bila Anda mentato mata.
8. Lebih peka terhadap cahaya
Anda mungkin akan lebih gampang pusing atau sakit mata ketika melihat sinar yang silau.
8. Efek samping lain yang tak terduga
Diagnosis kondisi medis tertunda yang belum terlihat dalam jangka panjang.
Sederhananya, tingkat kebutaan Anda akan semakin meningkat bahkan kemungkinan besar akan terjadi jika Anda melakukan tato mata. Tentu tidak sebanding jika Anda nantinya kehilangan penglihatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?