Suara.com - Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, maka Anda juga harus memastikan telah memiliki tidur yang cukup setiap hari. Ya, sebuah penelitian terkini mencatat bahwa orang dengan pola tidur yang baik, lebih mudah untuk menurunkan berat badan dibanding mereka yang sering begadang.
Penelitian yang dilakukan terhadap 1.000 orang ini menemukan bahwa 74 persen responden yang tidur nyenyak merasa lebih mudah untuk menurunkan berat badan. Peneliti mengatakan, durasi tidur yang ideal untuk menurunkan berat badan adalah 7,5 sampai delapan jam.
"Waktu terbaik untuk tidur adalah pukul 10 malam," ujar peneliti.
Menurut peneliti, orang yang tidur kurang dari tujuh jam semalam, rentan memiliki pola makan yang kacau dan cenderung mengonsumsi alkohol. Dua pertiga dari responden ini juga mengaku ngemil di sela waktu makan.
Lebih jauh, sepertiga responden yang sering begadang mengatakan bahwa berat badan mereka cenderung meningkat karena mereka memiliki lebih banyak waktu untuk makan.
"Penelitian baru ini menunjukkan bahwa kunci sukses diet adalah disiplin dan rutin, tak hanya saat makan, tapi juga untuk mendapatkan tidur teratur," pungkas Lee Smith, salah seorang peneliti. [NYPost]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh