Berikut berbagai manfaat kesehatan dari kulit telur
1. Memenuhi kebutuhan kalsium harian
Kandungan kalsium yang ada pada kulit telur lebih cepat diserap oleh tubuh daripada suplemen kalsium yang ada di pasaran. Hal ini dibuktikan oleh penelitian pada tikus dan babi.
Selain untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi, kalsium juga dibutuhkan untuk membantu jantung memompa darah ke seluruh tubuh dan membuat detak jantung lebih teratur. Kalsium juga bertindak sebagai obat penenang alami yang menenangkan sistem saraf untuk mengurangi rasa sakit, sekaligus menghentikan perdarahan ketika kita terluka.
2. Mengurangi risiko osteoporosis
Osteoporosis adalah pengeroposan tulang, yang dapat meningkatkan risiko patah tulang. Osteoporosis umum tampak pada usia lanjut, tapi awal perkembangannya bisa dimulai sejak usia muda.
Pengeroposan tulang ini pada umumnya diakibatkan oleh kurangnya asupan kalsium dalam menu makanan sehari-hari. Seiring dengan bertambahnya usia, tingkat kalsium alami pun juga mulai menurun.
Sebuah studi yang dilakukan pada wanita pascamenopause menemukan bahwa bubuk cangkang telur dapat memperkuat tulang yang mengalami osteoporosis. Dalam tubuh, cangkang telur bekerja mengikat vitamin D dan magnesium untuk meningkatkan kepadatan mineral tulang.
Studi yang sama juga melaporkan bahwa bubuk cangkang telur mungkin lebih efektif dalam mengurangi risiko osteoporosis daripada suplemen kalsium.
3. Menjaga kesehatan persendian
Jika Anda intip bagian dalam cangkang telur, Anda akan menemukan selput transparan tipis yang melapisi dindingnya. Anda juga dapat melihatnya lebih jelas saat mengupas telur rebus.
Selaput ini biasanya menempel pada bagian dalam kulit telur. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin yang mengandung membran cangkang telur dapat menjaga kesehatan persendian Anda.
Pasalnya, selaput kulit telur terbuat dari kolagen, kondroitin sulfat (penyusun jaringan tulang rawan), glukosamin, dan nutrisi lainnya.
Kolagen itu sendiri dilaporkan bermanfaat untuk mengurangi nyeri sendi akibat osteoarthritis dan rematik. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah suplemen kulit telur benar-benar efektif dalam hal ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang