Suara.com - Jika di Indonesia produk Kangen Water dikecam gara-gara klaim kesehatan yang berlebihan, maka di Amerika tren air mentah yang diyakini memiliki khasiat penyembuhan ini belakangan populer.
Di Silicon Valey tepatnya, tengah beredar produk air mentah tanpa proses pemurnian yang diklaim bermanfaat bagi kesehatan. Adalah Live Water, perusahaan dibalik tren air mentah yang harganya mencapai 36,99 dolar AS sampai dengan 60.99 dolar AS (sekitar Rp500-800 ribu) untuk 10 liter.
"Layanan pengiriman air kami sangat mahal karena harus menggunakan truk berpendingin, kotak penyimpanan berpendingin dan biaya untuk pembuatan bejana kaca. Itu sebabnya harga air kami cukup tinggi," ujar Mukhande Singh, pendiri Live Water.
Pihak Live Water mengklaim bahwa air mentah yang mereka produksi berasal dari sumber mata air pegunungan. Mereka juga mengatakan bahwa tahapan filterasi yang dilakukan produk air kemasan lain membuat kualitas air berkurang.
Singh menyatakan bahwa ketika air dilakukan proses pemurnian maka 99 persen partikel jahat dalam air akan mati, namun hal itu juga mengganggu kandungan mineral di dalam air.
Ia juga mengklaim bahwa air mentah produksi Live Water mengandung probiotik atau bakteri baik alami, sehingga cocok bagi kaum hawa yang ingin menjaga kulitnya tetap awet muda. Hal ini menurutnya tidak dimiliki oleh air kemasan lain yang melalui proses filterisasi.
Sayangnya klaim ini dibantah oleh Tricia Van Laar, seorang ahli mikrobiologi di California State University, yang mengatakan bahwa dia belum pernah mendengar ada bakteri yang terdaftar di situs Live Water yang digunakan sebagai probiotik.
"Jika Anda ingin menambah asupan prebiotik, Anda bisa mendapatkannya dari yogurt, bukan air mentah," tandas Laar. [Nypost]
Baca Juga: Mandi Air Dingin Bisa Turunkan Berat Badan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!