Suara.com - Selebriti dapat mempengaruhi ibu yang dekat dengan gawai dan aktif memanfaatkan internet dalam memilih produk untuk anaknya, khususnya saat berbelanja daring.
"Bisa jadi trigger pertama, apalagi ibu yang lekat dengan gadget bisa terpengaruh karena banyak yang bertanya ke layanan konsumen produk yang dipakai selebriti dan cara memesannya," kata Manajer Komunikasi dan Marketing Blibli.com Lani Rahayu.
Namun, meski menginginkan produk yang dipercayai selebriti tertentu untuk anak mereka, para ibu tetap kritis menanyakan kualitas serta ulasan produk tersebut. Selain selebriti, faktor yang dapat mempengaruhi keputusan ibu dalam memilih produk adalah anaknya sendiri, keluarga, dan teman-teman dekatnya.
"Ibu-ibu biasanya kalau sudah kena satu merek tidak mau balik kecuali pengaruh terbesar anak saat merek bisa masuk meyakinkan dan teman-teman dekatnya, ibunya juga bisa," ujar Lani.
Ketika mengunjungi laman e-Commerce, para ibu tidak hanya mencari barang untuk kebutuhan sendiri, melainkan juga kebutuhan seluruh keluarga.
Selain berbelanja, Lani menuturkan pengunjung laman Blibli.com, ibu memiliki tujuan mencari informasi ulasan merek terbaik serta tips-tips dan artikel dari para pakar. Artikel dari para pakar akan semakin mengukuhkan keputusan para ibu dalam melanjutkan pembelian produk tertentu.
Pada 2011 awal Blibli berdiri, gawai merupakan pencarian yang paling tinggi, tetapi sejak 2013 kebutuhan ibu dan anak menjadi pencari yang banyak. Produk untuk anak yang paling banyak dicari adalah susu, disusul kebutuhan sehari-hari seperti sabun dan sampo serta popok. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh