Suara.com - Sejak berabad-abad, susu unta sudah populer dalam berbagai bentuk di seluruh dunia, mulai dari susu mentah, produk kecantikan dan variasi lainnya yang tersedia dalam jumlah yang banyak.
Mengingat meningkatnya jumlah orang yang menghindari susu sapi dan mulai memilih susu berbasis kacang, kini sebuah perusahaan yang berbasis di Dubai, menyediakan alternatif susu unik untuk bayi, yakni susu unta yang dinamakan Camelicious.
Produk tersebut diumumkan di pameran Gulfood di Dubai selama akhir pekan dan akan menjadi susu bayi bubuk pertama di dunia yang seluruhnya terbuat dari susu unta.
Dibuat bekerja sama dengan produsen susu formula Belanda Triscom Holland, produk ini ditujukan untuk bayi berusia antara satu hingga tiga tahun, terutama mereka yang memiliki intoleransi terhadap susu sapi.
Menurut sebuah studi dari tahun 2015, yang diterbitkan dalam jurnal Electronic Physician, susu unta merupakan hal yang paling dekat dengan susu ibu manusia dalam hal komposisi.
Bahkan, susu unta dianggap mengandung serangkaian manfaat obat, yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu berkontribusi terhadap kesejahteraan tubuh secara keseluruhan.
Penelitian sebelumnya bahkan menyarankan agar susu unta bisa digunakan untuk mengobati autisme.
Satu studi dari tahun 2005 menemukan bahwa ketika seorang anak perempuan berusia empat tahun, anak lelaki berusia 15 tahun dan sekelompok anak berusia 21 tahun, yang semuanya memiliki spektrum autisme, mengonsumsi susu unta untuk jangka waktu lama, gejala autisme mereka akan hilang.
Sehubungan dengan penelitian tersebut, Camelicious mempromosikan produk mereka sebagai susu yang sangat bergizi. Mereka menulis di situs mereka bahwa susu unta sekitar 50 persen lebih rendah lemak daripada susu sapi selain kaya akan vitamin C.
Baca Juga: Mutilasi Istri, Kholili: Beli Susu Bayi Saja Susah, Minta Mobil
Produk ini akan dibuat di Dubai sebelum dipasarkan di Belanda dan dijual di Timur Tengah serta Afrika Utara. [Independent]
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi