Suara.com - Coba cek, apakah Anda termasuk orang yang pelupa? Mulai dari lupa di mana terakhir kali menyimpan kunci mobil atau kacamata, tidak ingat nama orang yang baru dikenal hingga lupa pin atau password.
Memang, lupa adalah hal manusiawi yang dapat timbul akibat stres, distraksi, multitasking hingga bertambahnya umur.
Namun jangan khawatir, karena ternyata ada beberapa jenis asupan atau makanan yang jika rutin dikonsumsi dapat meningkatkan daya ingat dan mengoptimalkan fungsi otak.
Penasaran makanan apa saja yang baik dikonsumsi untuk meningkatkan daya ingat Anda? Simak ulasan lengkap dari Go Dok.
1. Kacang, Buah, dan Sayur
Makanan yang baik dikonsumsi orang pelupa yang pertama yaitu kacang, buah dan sayur. Sel-sel otak yang dikenal dengan neuron, sangat rentan terhadap oksidasi dari radikal bebas.
Untuk menetralisirnya Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan yang tinggi seperti kacang, buah, dan sayur.
Jadi, jika Anda rutin mengonsumsi makanan ini, maka otak akan mendapatkan antioksidan yang diperlukan untuk melindungi beberapa bagiannya termasuk hippocampus, yaitu daerah utama yang membentuk dan mempertahankan daya ingat.
Selain itu, dalam sebuah studi yang dilakukan oleh The British Journal of Nutrition, menemukan bahwa memakan buah-buhan yang kaya akan flavonoids seperti beri, apel, dan citrus dapat memberikan efek positif terhadap daya ingat dengan meningkatkan fungsi kognitif otak.
Baca Juga: Buktikan Sehat, Jefri Nichol Ajak Anak Muda Donor Darah
Bagi Anda pencinta sayur, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi sayur yang mengandung vitamin k seperti kubis, kecambah, kol, dan brokoli.
2. Salmon dan Sarden
Salmon, sarden atau ikan yang kaya akan kandungan DHA atau docosahexaenoicacid, adalah salah satu tipe dari asam lemak omega-3 yang dapat memaksimalkan performa otak dan daya ingat Anda.
Jadi, dengan mengonsumsi ikan jenis ini tiga kali dalam seminggu dan dibarengi dengan suplment minyak ikan, niscaya kinerja otak Anda akan terasah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang