Cara Efektif Mengusir Tungau
Setelah bangun tidur, Anda mungkin langsung membereskan tempat tidur dengan cara menumpuk bantal dan guling, melipat selimut, dan merapikan seprai. Namun, tungau-tungau yang bersarang di kasur Anda justru akan terjebak di dalam lipatan selimut dan tumpukan bantal.
Padahal, selimut dan bantal Anda masih agak lembap dan hangat. Kondisi tempat tidur yang hangat dan lembap tersebut pun menjadi sarang yang kondusif bagi tungau kasur untuk semakin berkoloni.
Jika Anda membiarkan bantal, guling, dan selimut terbuka begitu saja setelah bangun tidur, kehangatan serta kelembapan sisa tubuh Anda semalaman pun akan menguap dan kering secara alami.
Tungau tidak akan berkembang biak dalam tumpukan bantal atau lipatan selimut, melainkan mati karena udara kering dan paparan sinar matahari.
Tungau memang tidak mudah terlihat oleh mata telanjang. Namun, tungau pada kasur Anda bisa membahayakan kesehatan.
Tungau bisa memicu serangan asma dan reaksi alergi seperti gatal, bersin-bersin, dan pilek. Jika Anda menderita asma atau alergi terhadap debu dan tungau, kebiasaan membereskan tempat tidur di pagi hari mungkin akan memperparah gejala asma dan alergi.
Lantas, bagaimana cara mengusir tungau dari tempat tidur?
Untuk mencegah asma dan alergi karena tungau, rajinlah mengganti seprai dan sarung bantal Anda.
Selain itu, menjemur bantal atau kasur di bawah sinar matahari selama beberapa jam juga bisa jadi solusi untuk memberantas tungau kasur. Tidur Anda pun jadi lebih nyenyak dan bebas tungau.
Kalau Anda tak tahan dengan tempat tidur yang berantakan, setidaknya jangan langsung membereskan tempat tidur segera setelah Anda bangun pagi. Diamkan selama beberapa waktu hingga kasur, bantal, dan selimut tak lagi panas dan lembab, kemudian baru bereskan.
Baca Juga: Mesir Temukan 8 kuburan Firaun berusia 3000 tahun
Jangan lupa biasakan mengganti seprai dan sarung bantal setidaknya seminggu sekali, untuk mencegah penumpukan tungai, bakteri, kuman, dan kotoran lainnya pada tempat tidur Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI