Suara.com - Diare kadang datang tak mengenal tempat atau waktu yang tepat.
Bisa saja saat Anda sedang dalam perjalanan jauh, diare menyerang dan membuat Anda harus banyak berhenti dan bolak-balik ke kamar mandi. Akhirnya, perjalanan jauh menjadi terhambat, bertambah lama, dan tidak nyaman.
Begitu pula jika Anda sedang berada di sekolah, kantor, atau tempat-tempat publik lainnya. Parahnya lagi, diare terkadang tidak hanya berlangsung sehari, melainkan berhari-hari, walaupun Anda telah mengonsumsi obat diare. Memang, mengonsumsi obat diare saja tidak cukup.
Untuk melengkapi cara obati diare, Anda dapat pula mengonsumsi obat-obat herbal yang dapat diracik sendiri. Apa sajakah cara alami obati diare agar lekas sembuh?
Selain mengonsumsi obat diare, Anda dapat mengatasinya dengan cara alami yaitu menggunakan bahan-bahan alami seperti yang dikutip dari Go Dok.
1. Pisang
Cara alami obati diare dengan menggunakan buah pisang. Pasalnya, pisang mengandung kadar pektin tinggi yang membantu Anda dalam memperpadat feses sehingga diare berkurang.
Tak hanya itu, pisang juga diketahui mengandung sejumlaah elektrolit dan kalium yang mampu mengoptimalkan fungsi dari sistem pencernaan Anda.
2. Kentang Tumbuk dan Nasi
Kentang tumbuk dan nasi dapat digunakan sebagai cara alami obati diare. Saat menderita diare, Anda tak boleh tetap mengonsumsi makanan padat.
Ini dikarenakan saluran pencernaan Anda tengah sibuk menangani patogen penyebab diare, sehingga tidak bisa mengolah makanan padat dengan baik. Sebagai gantinya, makanlah kentang tumbuk atau nasi lembek yang lebih mudah untuk dicerna oleh sistem kesehatan Anda.
Baca Juga: Google Rilis Hangouts Chat untuk Kalangan Bisnis
3. Teh Herbal
Obat diare alami yang ketiga adalah teh chamomille yang mampu menenangkan usus besar saat terkena diare, dan meredakan radang, baik pada usus besar maupun usus kecil.
Produk teh chamomille dapat Anda peroleh secara pasaran dan untuk penggunaannya hanya tinggal diseduh, lalu diminum secara rutin selama diare masih berlangsung.
Informasi selengkapnya di sini ...
| Published by go-dok.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya