Suara.com - Kesehatan otak telah menjadi topik hangat akhir-akhir ini, karena data terkini menunjukkan satu dari 10 orang Amerika Serikat (AS) berusia di atas 65 tahun hidup dengan Alzheimer pada 2017.
Di masa lalu, penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga dapat membuat otak Anda tetap sehat seiring bertambahnya usia.
Masih terkait hal tersebut, sebuah studi baru diterbitkan. Journal of Alzheimer's Disease menemukan lebih banyak bukti untuk mendukung temuan tersebut.
Dalam studi dari UT Southwestern, peneliti melihat orang tua dengan risiko tinggi Alzheimer dan melakukan tes mental lainnya untuk mengukur fungsi otak mereka, dan menggunakan peringkat VO2 max untuk mengukur tingkat kebugaran mereka. (Rating VO2 max membedakan penelitian ini dari penelitian sebelumnya, yang mengandalkan orang untuk melaporkan tingkat kebugaran mereka sendiri.)
Otak para peserta juga dipindai untuk melihat seberapa baik materi putih mereka, kumpulan saraf di otak yang mempengaruhi pembelajaran, fungsi otak, dan komunikasi antara berbagai bagian otak.
Dari semua orang tua atau pasien, yang semuanya memiliki tanda awal kehilangan ingatan atau kerusakan kognitif ringan, mereka yang kurang fit secara fisik cenderung memiliki materi putih lemah, yang berkorelasi dengan fungsi otak bagian bawah.
"Penelitian ini mendukung hipotesis bahwa meningkatkan kebugaran masyarakat dapat memperbaiki kesehatan otak mereka dan memperlambat proses penuaan," kata penulis studi Kan Ding, M.D., seorang ahli saraf dari UT Southwestern Peter O'Donnell Jr. Brain Institute.
Sementara temuannya menjanjikan, masih banyak penelitian yang harus dilakukan ketika menyangkut efek olahraga teratur untuk otak. Tidak jelas seberapa bugar seseorang hingga bisa mengurangi risiko demensia secara signifikan atau seberapa terlambat kita memulai program bila sudah mengalami gejala gangguan kognitif.
"Bukti menunjukkan bahwa apa yang buruk bagi jantung Anda buruk bagi otak Anda. Kami memerlukan penelitian seperti ini untuk mengetahui bagaimana keduanya terjalin dan mudah-mudahan menemukan formula yang tepat untuk membantu mencegah penyakit Alzheimer," kata penulis studi Rong Zhang, Ph.D dilansir mensfitness.com.
Baca Juga: David Sindir Gracia Indri: Si Wanita Itu Tahu Apa Keinginan Saya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan