Suara.com - Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Miami, Amerika Serikat, meditasi dipercaya mampu melatih fokus pada orang yang sudah tua dan uzur.
"Ini adalah penelitian pertama yang memberikan bukti bahwa latihan meditasi intensif dan berkelanjutan terkait dengan perbaikan dalam hal fokus dan masalah penghambatan respon," kata penulis utama studi, Anthony Zanesco dari University of Miami.
Meditasi atau kadang juga disebut semadi, adalah praktik relaksasi yang melibatkan pelepasan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan dalam hidup sehari-hari.
Makna harfiah meditasi sendiri adalah kegiatan mengunyah-unyah atau membolak-balik dalam pikiran, memikirkan atau merenungkan.
Menurut studi tersebut, manfaat meditasi mulai bisa dirasakan setelah tiga bulan dilakukan secara intens dan dapat bertahan bahkan hingga tujuh tahun kemudian.
Penelitian ini juga menjadi tindak lanjut dari penelitian sebelumnya yang dilakukan di University of California pada 2011 lalu.
Saat itu, tim menilai kemampuan kognitif dari sekelompok orang yang secara teratur melakukan meditasi selama tiga bulan penuh.
Baca Juga: 10 Menit Meditasi Harian, Manfaat Menakjubkan Ini Anda Rasakan
Sebagai bagian dari studi, penilaian tindak lanjut dilakukan selama enam bulan, 18 bulan dan tujuh tahun setelahnya.
Kedua penelitian tentang manfaat meditasi tersebut telah diterbitkan dalam Journal of Cognitive Enhancement.
Tag
Berita Terkait
-
Aneh tapi Nyata! Tren di Jepang, Meditasi di Dalam Peti Mati Demi Kesehatan Mental
-
Terbukti Ampuh! 7 Manfaat Mindfulness yang Jarang Diketahui
-
'Meditasi Mata Air', Perempuan Wonosobo Tanam 1.000 Kopi untuk Kelestarian DAS Bodri
-
Dijalani Marissa Anita, Ketahui 11 Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Fisik dan Mental
-
Kepala 'Meledak' Gara-gara Stres? Ini 10 'Obat' Simpel yang Bisa Bikin Tenang Lagi
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026