Suara.com - Ada banyak cara untuk menjaga keharmonisan hubungan percintaan Anda dan pasangan, termasuk bertukar foto vulgar. Cara ini ditempuh sebagian pasangan untuk memantik gairah bercinta.
Namun bagaimana dalam kacamata psikologi? Apakah cara ini tergolong normal? Disampaikan pakar seks sekaligus psikolog Elizabeth Santosa, jika kedua belah pihak merasa nyaman dengan cara ini maka hal ini tergolong normal.
"Buat kita awam nggak normal, tapi kalau mereka nyaman itu sah-sah saja," ujar perempuan yang akrab disapa Lizzy ini pada temu media beberapa waktu lalu.
Beda halnya jika salah satu pihak merasa terpaksa dalam mengirimkan foto bagian tubuh pribadinya ke pasangan. Hal ini kata Lizzy cenderung tak wajar dan bisa mengarah pada keretakan hubungan percintaan.
"Nggak normal kalau lelakinya maksa dikirimin foto vulgar tapi perempuannya nggak mau. Itu ada pemaksaan secara mental," ujar dia.
Jika mengalami kondisi seperti ini, Lizzy meminta pasangan untuk mengonsultasikannya ke psikolog atau pskiater untuk menghentikan kebiasaan ini.
Berita Terkait
-
5 Spot Romantis di Jakarta Buat Valentine Bareng Pasangan
-
Nyaman Itu Dibicarakan, Bukan Ditebak: Kunci Hubungan Sehat Ada di Komunikasi
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
-
Seks Mulai Kurang Greget? Begini Cara Bikin Hubungan Panas Lagi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi