Suara.com - Ada banyak cara untuk menjaga keharmonisan hubungan percintaan Anda dan pasangan, termasuk bertukar foto vulgar. Cara ini ditempuh sebagian pasangan untuk memantik gairah bercinta.
Namun bagaimana dalam kacamata psikologi? Apakah cara ini tergolong normal? Disampaikan pakar seks sekaligus psikolog Elizabeth Santosa, jika kedua belah pihak merasa nyaman dengan cara ini maka hal ini tergolong normal.
"Buat kita awam nggak normal, tapi kalau mereka nyaman itu sah-sah saja," ujar perempuan yang akrab disapa Lizzy ini pada temu media beberapa waktu lalu.
Beda halnya jika salah satu pihak merasa terpaksa dalam mengirimkan foto bagian tubuh pribadinya ke pasangan. Hal ini kata Lizzy cenderung tak wajar dan bisa mengarah pada keretakan hubungan percintaan.
"Nggak normal kalau lelakinya maksa dikirimin foto vulgar tapi perempuannya nggak mau. Itu ada pemaksaan secara mental," ujar dia.
Jika mengalami kondisi seperti ini, Lizzy meminta pasangan untuk mengonsultasikannya ke psikolog atau pskiater untuk menghentikan kebiasaan ini.
Berita Terkait
-
4 Zodiak yang Cocok Jadi Pasangan Taurus, Hubungan Langgeng Tanpa Drama
-
4 Zodiak yang Cocok Jadi Pasangan Gemini, Aquarius Bakal Jadi Soulmate Sejati
-
6 Pasang Zodiak Paling Cocok Jadi Couple, Nyambung dan Serasi!
-
Review His & Hers: Kisah Pasangan yang Terjebak dalam Lingkaran Konflik!
-
Seni Memilah Pasangan di Buku Pernikahan Semanis Madu Bukan Sepahit Empedu
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan