Suara.com - Flu burung, siapa yang tidak mengenal penyakit mematikan yang satu ini.
Di Indonesia, pamornya sempat naik sebab ditenggarai sebagai pemicu jatuhnya korban jiwa di beberapa daerah.
Inilah yang menyebabkan pasar unggas beberapa waktu lalu lesu, karena rendahnya daya beli masyarakat. Padahal, ada beberapa cara yang dapat Anda praktikkan agar terhindar dari flu burung, lho! Tidak percaya?
Berikut tujuh cara menghindari flu burung ala Go Dok yang harus Anda ketahui:
1. Menjaga kebersihan diri
Menjaga kebersihan diri itu wajib. Lebih tepatnya lagi, Anda dianjurkan rajin mencuci tangan dengan sabun atau bahkan mandi setiap kali habis berdekatan atau menyentuh unggas.
Langkah ini untuk meminimalisasi kemungkinan masuknya virus pemicu flu burung yang dapat menyebar lewat liur dan debu halus di sekitar unggas.
2. Gunakan masker dan sarung tangan
Anda yang memiliki ternak unggas, wajib selalu mengenakan masker dan sarung tangan setiap kali berinteraksi langsung dengan hewan. Ingat, jangan pernah berdekatan atau menyentuh unggas dengan kondisi permukaan kulit, serta saluran pernapasan tidak terlindungi!
3. Waspadai lokasi tempat Anda bermukim
Sebaiknya Anda bermukim di lokasi yang berjarak setidaknya 25 meter dari peternakan unggas. Lantas, apa yang harus dilakukan jika pindah tempat tinggal bukanlah solusi yang dapat dipraktikkan? Mau tidak mau Anda harus berkoordinasi dengan pemilik peternakan agar setiap unggas yang ada lulus tes flu burung.
4. Hindari jeroan unggas
Menghentkan kebiasaan membeli jeroan unggas, seperti usus, hati, dan ampela. Mengapa? Karena jeroan merupakan kumpulan organ dalam yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya virus pemicu flu burung. Bayangkan saja, virus yang menginfeksi unggas akan turut mengalir dalam darah, lalu disaring di organ hati. Jadi, bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika Anda mengonsumsi hati dari unggas yang terinfeksi?
Informasi selengkapnya di sini…
Baca Juga: Nostalgia yuk, Masih Ingatkah Kamu dengan 10 Teknologi Jadul Ini?
| Published by go-dok.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya