Suara.com - Seorang dokter di India menutupi kesalahan prediksi jenis kelamin bayi pasiennya dengan tindakan yang sangat tidak manusiawi, yaitu dengan cara menyunat bayi tersebut.
Dokter bernama Anuj Kumar tersebut awalnya memprediksi bayi dalam kandungan Guriya Devi berjenis kelamin perempuan. Namun saat dilahirkan, bayi tersebut memiliki jenis kelamin laki-laki.
Untuk menutupi kesalahannya, ia memotong alat kelamin si bayi dan membentuk vagina buatan sesaat setelah bayi dilahirkan.
Anuj Kumar diketahui membuka klinik kesehatan di distrik Chatra, negara bagian Jharkhand, India, yang dibuka atas nama pribadi.
Terkait dengan kasus heboh ini, tim kepolisian langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut atas laporan dari orangtua bayi, Guriya Devi dan Anil Panda.
Kebohongan Kumar tidak berhenti hanya di situ. Untuk menutupi kesalahannya, dia berani berkata pada orangtua bayi bahwa bayi mengalami cacat bawaan yang menyebabkan kematian.
Dr. D. N. Thakur, seorang petugas medis di pusat kesehatan masyarakat Itkhori mengatakan, pemeriksaan sebelumnya terhadap klinik Dr. Kumar telah menimbulkan kekhawatiran.
"Sang pemilik, Dr. Anuj Kumar, tidak bisa menunjukan dokumen yang valid. Kami telah memintanya untuk menyerahkan lisensi kedokterannya untuk membuka praktik dan menjalankan kliniknya sekarang, namun hasilnya nihil," tegas Thakur.
Investigasi polisi berlanjut. Dr. Kumar kini sedang menghadapi tuntutan pidana. Tidak hanya itu, dirinya pun bakal siap kehilangan izin medis dan risiko penutupan klinik kesehatannya jika terbukti bersalah.
Baca Juga: Facebook Uji Fitur Baru, Tombol Upvote dan Downvote
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia