Mikrosefali
Mikrosefali adalah penyakit langka pada kelainan bentuk pada kepala bayi yang dapat terlihat sejak lahir. Ukuran kepa bayi terlihat lebih kecil dari bayi pada umumnya. Hal ini disebabkan oleh otak bayi yang tidak berkembang dengan baik saat dalam kandungan, bahkan berhenti sama sekali. Penderita mikrosefali biasanya mengalami keterbelakangan mental atau gangguang pertumbuhan.
Progeria
Ciri penderita progeria dapat terlihat secara fisik pada bayi. Penyakit langka ini terjadi karena kelainan genetik progresif pada bayi yang menyebabkan wajahnya terlihat tua. Gejala lainnya terdeteksi dari kerontokan rambut, melambatnya pertumbuhan tinggi dan berat badan, hilangnya masa otot, tulang rapuh, sendi kaku, bentuk wajah yang menyempit, rahang mengecil, mata menonjol, pembuluh darah terlihat, suara yang nyaring, pembentukan gigi yang tertunda, hingga gangguan pendengaran, yang mana seluruh gejala itu biasanya dialami orang berusia 50 tahun.
Exploding head syndrome
Exploding Head Syndrome ditandai dengan penderita mengalami gangguan tidur karena merasa ada suara yang terdengar seperti sebuah bom meledak, tembakan pistol, benturan simbal, atau versi lain dari suara keras yang selalu mengganggu dalam kepala seseorang ketika mencoba untuk tidur. EFek penyakit langka ini disertai dengan kilatan cahaya terang, sesak napas, peningkatan denyut jantung, tanpa ada tanda-tanda fisik. Exploding Head Syndrome sering disebut ledakan bom dalam kepala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia