Suara.com - Anda mungkin pernah mendengar tentang barre, latihan yang terinspirasi balet yang memadukan latihan Pilates, tari, yoga, dan teknik yang berfokus pada penguatan otot kecil, ternyata baik untuk tingkatkan kehidupan seks bagi laki-laki.
Tidak hanya akan membangun otot tanpa lemak, tetapi juga mungkin dapat meningkatkan kehidupan seks Anda.
Gerakan barre meliputi gerakan menggetarkan, menyelipkan, dan memegang yang menjadi kunci melatih otot-otot dasar panggul, yang merupakan kunci untuk orgasme.
Apa itu barre? Kelas Barre pada dasarnya adalah campuran dari balet, pilates, dan yoga.
Ini sebagian besar berfokus pada tubuh bagian bawah, seperti paha, otot gluteal, dan kaki, serta inti.
“Dibandingkan dengan latihan kekuatan, yang berfokus pada peningkatan gerakan yang lebih besar (misalnya, jongkok), barre bekerja untuk meningkatkan gerakan isometrik yang lebih kecil,” kata ahli seksologi klinis Dr. Damian Jacob Sendler seperti dikutip dari menshealth.
Gerakan-gerakan "isometrik" adalah bentuk latihan kekuatan di mana Anda menerapkan ketegangan tanpa mengontraksikan otot-otot - dan mereka dapat menyebabkan keuntungan yang lebih besar di tempat tidur.
Berikut ini adalah manfaat melakukan gerakan barre:
1. Dapat meningkatkan sirkulasi Anda dan meningkatkan kekuatan ereksi Anda.
Baca Juga: Viral 3 Oknum Polisi Berfoto Injak Bangkai Hiu di Yogyakarta
Bukan rahasia bahwa penari balet memiliki bentuk gerakan yang benar-benar bagus.
"Dalam satu penelitian klasik dari tahun 1980-an sekelompok penari balet profesional, latihan barre meningkatkan jumlah kalori yang terbakar, meningkatkan oksigenasi normal otot jantung, dan meningkatkan kekuatan inti otot-otot kaki," kata ahli seksologi klinis Dr. Damian Jacob Sendler.
Peningkatan oksigenasi memungkinkan otak dan jantung bekerja lebih baik bersama-sama dan memanfaatkan oksigen lebih efektif, katanya.
Dan itu memainkan peran dalam "mendorong kinerja seksual yang lebih besar dalam mencapai dan mempertahankan ereksi untuk jangka waktu yang lebih lama," tambahnya.
Lebih baik sirkulasi, maka lebih banyak aliran darah ke penis. "Darah memainkan peran sentral dalam menyebabkan pembengkakan penis, aliran darah yang begitu sehat ke jaringan penis memastikan ereksi sukses," jelasnya.
2. Anda memiliki lebih banyak stamina dan dapat menahan posisi lebih lama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi