Suara.com - Sebuah foto yang memperlihatkan tiga orang mengenakan seragam polisi tengah menginjak seekor hiu viral di media sosial. Belakangan, foto tersebut berlatar belakang Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Di pantai tersebut memang diketahui ada seekor hiu tutul terdampar karena mati. Kontan foto tiga oknum polisi injak hiu tersebut langsung menuai kecaman. Terutama dari kalangan pecinta satwa dan tumbuhan yang tergabung dalam Forum Edukasi Satwa dan Tumbuhan (FOREST).
"Berkenaan dengan terdamparnya hiu tutul atau hiu paus (rhincodon typus) di Pantai Parangkusumo, tiga orang berpakaian polisi menginjak dan berdiri berfoto ria di atas hiu malang tersebut, telah menjadikan keprihatinan dari berbagai komunitas pecinta satwa termasuk para partisipan dan jaringan kami," kata Hanif Kurniawan dari Bidang Advokasi FOREST melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (28/8/2018).
Hanif menyayangkan tindakan oknum polisi yang dinilai tidak punya etika dalam melihat hiu tutul tersebut. Menurut Hanif, hiu tersebut berstatus dilindungi, sehingga perlu ada tindakan khusus meskipun hewan itu sudah mati.
"Kami sayangkan, itu sangat tidak etis dan melukai perasaan kawan-kawan pecinta satwa. Apalagi hiu tutul dilindungi secara khusus," kata Hanif.
Bagi Hanif hal tersebut tidak mencerminkan adanya sikap menghargai serta mencintai satwa kebanggaan Indonesia.
"Lebih parah lagi ketiga orang berpakaian polisi tersebut merupakan anggota resmi Polri," ujarnya.
Hanif melalui FOREST meminta agar pihak kepolisian bijaksana dalam menangani hewan yang dilindungi tersebut. Ia juga meminta kepolisian meningkatkan wawasan serta kecintaan terhadap satwa agar pengetahuan akan hewan yang dilindungi bisa lebih peka dalam menangani.
"Kami memohon kepada Kapolda agar wawasan dan semangat cinta satwa menjadi keasadaran dan prinsip setiap langkah kawan-kawan Polri terutama di DIY, " ungkapnya.
Baca Juga: Unggah Foto Ini, Kartika Putri Diyakini Sudah Menikah
Saat ini Forest telah melayangkan surat kepada Kapolda DIY untuk dapat memproses tiga oknum polisi yang berpose di foto tersebut. Sementara itu pihak Kapolsek Kretek yang membawahi zona Parangtritis saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban.
Kontributor : Abdus Somad
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya