Suara.com - Roller coaster selama ini dikenal sebagai wahana permainan yang menegangkan sekaligus mengasyikkan, tapi tahukah Anda bahwa permainan yang menguji adrenalin ini berpotensi digunakan untuk mengatasi batu ginjal?
Disampaikan Peneliti David Wartinger, wahana permainan roller coaster ini dapat membantu mengeluarkan gumpalan mineral atau juga disebut batu ginjal yang sering memicu rasa sakit.
Batu ginjal merupakan garam dan endapan mineral yang menumpuk di ginjal. Biasanya batu ginjal dalam ukuran kecil bisa dikeluarkan lewat saluran kemih, tapi pada batu ginjal yang berukuran besar membutuhkan pembedahan untuk mengeluarkannya.
Meski penyakit ini tidak menyebabkan kerusakan permanen pada tubuh, batu ginjal dapat menyebabkan rasa sakit yang parah ketika seseorang bergerak. Untuk mendapatkan manfaat dari permainan roller coaster dalam mengeluarkan batu ginjal ini, David mengambil model silikon dari sistem ginjal manusia yang diisi dengan urine dan batu ginjal yang diletakkan di roller coaster.
Benar saja, ketika roller coaster bergerak prototipe batu ginjal pada tubuh manusia buatan itu berhasil keluar lewat saluran kemih. Meski demikian tak semua batu ginjal bisa diatasi dengan bermain wahana ini.
David mengatakan cara ini efektif untuk mereka yang memiliki batu ginjal yang berdiameter sekitar 0.2 inchi.
"Jika saya pribadi memiliki batu ginjal, saya akan meluangkan waktu untuk melakukan roller coaster," ujarnya dilansir Newsweek.
Penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of American Osteopathic Association ini mendapat penghargaan Ig Nobel Prize. Meski terkesan sederhana, hasil dari penelitian tentang manfaat roller coaster penting dan dapat menjadi solusi mudah bagi mereka yang memiliki masalah batu ginjal.
Baca Juga: Berebut Suara Milenial, Siapa Unggul?
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat