Suara.com - Di belahan dunia manapun ada beragam kasus medis langka yang kerap bikin orang awam geleng-geleng kepala. Mulai dari menemukan cacing di lubang telinga hingga belatung yang bersarang di bagian tubuh seseorang.
Baru-baru ini seperti dilansir Boldsky, dilaporkan seorang nenek berusia 97 tahun memiliki 50 belatung hidup dari luka bernanah di wajahnya. Tidak diketahui pasti siapa nama nenek tersebut namun yang pasti Ia adalah seorang pensiunan yang hidup sebatang kara.
Nenek itu diketahui memiliki tumor kulit di pipi kirinya yang disebabkan oleh kanker kulit sel skuamosa. Namun secara tak sengaja Ia menyenggol tumor di wajahnya itu dan menyebabkan luka terbuka.
Kemungkinan besar, di luka terbuka itu hinggap lalat yang kemudian bertelur dan memicu pertumbuhan belatung yang tak bisa dikontrol. Ia yang mengalami kesakitan dan ketidaknyamanan karena puluhan belatung yang hinggap di wajahnya pun akhirnya memberanikan diri ke dokter.
Tim dokter yang bertugas pun membersihkan luka terinfeksi di pipi nenek tua tersebut. Mereka juga mengangkat jaringan mati dan puluhan belatung yang mencapai 50 dari pipi perempuan renta tersebut.
Meski demikian dokter mengatakan, meskipun mereka telah berhasil mengeluarkan 50 belatung di luka yang meninggalkan lubang di pipi nenek itu, ada kemungkinan beberapa larva kecil masih tersisa di wajahnya.
Dokter pun menjelaskan mengapa belatung bisa hidup di tubuh manusia yang masih hidup. Mereka mengatakan bahwa luka perempuan itu menjadi tempat bergizi untuk belatung berkembang biak dan hal ini membuat kondisi perempuan itu terus memburuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius