Suara.com - Perempuan yang mengalami preeklampsia selama kehamilan diketahui lebih berisiko terkena demensia, demikian pernyataan hasil sebuah studi. Hal ini disebabkan karena berkurangnya aliran darah ke otak.
Para peneliti percaya bahwa risiko demensia terjadi sebagai akibat dari tekanan darah tinggi yang tidak normal.
Preeklampsia adalah salah satu ancaman terbesar bagi perempuan hamil dan bayi yang belum lahir, serta penyebab kematian maternal terbesar kedua di Inggris.
Hal ini disebabkan oleh berkurangnya aliran darah melalui plasenta, membatasi aliran oksigen dan nutrisi ke bayi yang dapat menghambat pertumbuhan.
Beberapa selebritis diketahui mengalami preeklampsia selama kehamilannya. Salah satunya adalah Kim Kardashian ketika ia mengandung putri sulungnya.
Untuk mencegah komplikasi yang akan memengaruhi baik dirinya maupun anaknya yang belum lahir, Kim yang berusia 32 tahun itu diinduksi enam minggu lebih awal.
Selain Kim, siapa lagi artis yang mengalami preeklampsia? Dan bagaimana kisah mereka menyelamatkan janin dari risiko preeklampsia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem