Suara.com - Memiliki buah hati merupakan salah satu sumber kebahagiaan bagi pasangan yang telah menikah. Namun survei terkini menyebutkan; bila sebuah keluarga memiliki tiga anak, maka para ibu cenderung lebih stres dibandingkan saat memiliki anak dengan jumlah lebih sedikit.
Uniknya, temuan ini menunjukkan bahwa ibu yang memiliki anak lebih dari empat orang justru melaporkan tingkat stres yang lebih rendah. Peneliti utama Janet Taylor mengatakan; semakin banyak anak dimiliki, maka Anda semakin percaya diri dalam mengurus anak.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti melakukan analisa lebih dari 7.000 orang ibu. Rata-rata responden melaporkan tingkat stres mereka di angka 8,5 pada skala 1 - 10.
Lebih buruk lagi, 75 persen ibu-ibu mengatakan stres mereka berasal dari tekanan dari diri sendiri. Yaitu untuk menyelamatkan muka di depan para orangtua lainnya.
“Mendengar peran seorang ibu, Anda hanya akan merasakannya ketika menjadi ibu. Penilaian dari orang lain membuat rasa stres bertambah besar," tambah Janet Taylor.
Mewakili sisi ibu-ibu, Jill Smokler, pemilik blog Scary Mommy mengatakan bahwa dirinya mulai merasakan stres ketika dikaruniai anak ketiga. Menurut dia, mengurus anak ketiga cenderung lebih berat karena fisik dan psikis sudah terforsir pada anak pertama dan kedua.
"Memiliki anak dari satu ke dua adalah transisi yang mudah. Akan tetapi sampai pada anak ketiga, semuanya berbalik. Saya tidak menikmati waktu berkualitas dengan diri saya sendiri. Benar-benar sangat stres," tambah dia.
Bagaimana menurut Anda, para ibu dengan jumlah anak lebih dari dua?
Baca Juga: 5 Prinsip Kampanye Jitu untuk Gaet Suara Milenial
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala