Suara.com - Orangtua adalah sumber referensi utama perilaku bagi anak. Karena itu jika ingin memiliki anak dengan perilaku yang baik maka berkacalah pada diri sendiri terlebih dulu. Sebagian orangtua memiliki kebiasaan buruk yang berpengaruh buruk pula pada anak.
Semua orangtua menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Tak jarang hal itu membuat mereka memberikan segala fasilitas yang mungkin terkesan mewah sebagai penunjang aktivitas harian buah hati.
Padahal hal itu tak selamanya berdampak baik bagi anak. Nah, berikut telah dirangkum apa saja kebiasaan orangtua yang dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak.
1. Memberikan barang mewah
Memanjakan anak dengan segudang barang mewah memang tidak salah. Tapi jangan berlebihan karena ini bisa membuat anak manja dan memiliki sifat materialistis. Sebaliknya ajarkan anak untuk selalu bersyukur dengan apa yang telah ia miliki.
2. Membiarkan anak bermain gadget
Membiarkan anak bermain gadget merupakan cara instan para orangtua supaya anak mau duduk manis dan tenang. Padahal penggunaan gadget bisa berdampak buruk bagi perkembangan si kecil.
Ia akan menjadi acuh dengan lingkungan sekitar, kurang bersosialisasi, hanya fokus pada gadget, dan bukan tak mungkin membuatnya malas belajar. Maka dari itu sebaiknya hindari si kecil bermain gadget. Jikalau memang tidak bisa, batasi dan selalu awasi penggunannya. Nah apa selanjutya, baca artikel sambungannya di bawah ini.
Baca Juga: Diklaim Bunuh Diri, Pemuda 21 Tahun Dibunuh Pacar Sejenis
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?