Suara.com - Sinar matahari benar-benar bisa membunuh bakteri, terutama bakteri yang biasa hidup di dalam ruangan seperti kamar dan kantor.
Penelitian yang dilakukan Dr. Ashkaan Fahimipour dari University of Oregon menyebut paparan sinar matahari ke dalam ruangan kantor dapat memengaruhi kesehatan para karyawan. Semakin besar sinar matahari yang masuk, semakin rendah jumlah bakteri yang ada di ruangan.
"Saat mendesain gedung, sudut jendela dan paparan sinar matahari harus diperhitungkan demi memangkas jumlah bakteri yang bisa merugikan kesehatan," ujar Fahimipour, dikutip dari ABC News.
Peneliti mengungkap bahwa sekitar 12 persen bakteri bisa hidup dan berkembang biak di ruangan yang gelap dan dingin.
Namun jika ruangan tersebut mendapat paparan sinar matahari, maka jumlah bakteri yang bisa hidup di dalam turun hingga lebih dari 50 persen.
Sayangnya, penelitian Fahimipour tidak menyebutkan dengan jelas bakteri apa saja yang mati begitu terpapar sinar matahari, dan bakteri mana yang kuat hidup di ruangan kantor dalam waktu lama.
Meski begitu, memiliki ruangan kantor yang kaya sinar matahari tetap memberikan manfaat. Sinar matahari diketahui dapat menjaga sistem kekebalan tubuh tetap prima.
Paparan sinar matahari juga diketahui membantu membuat mood tetap ceria, mengurangi risiko ngantuk di kantor, dan juga membantu kita mengolah vitamin D.
Baca Juga: Kulit Perih Akibat Sinar Matahari, Pakai Busa Cukur
Berita Terkait
-
Air Tercemar Bakteri E. Coli, Ratusan Siswa di Depok Alami Diare
-
Studi : Perempuan Sulit Hamil Jika Terlalu Stres di Kantor
-
Duh, Sering Memanaskan Ulang Nasi Berisiko Terinfeksi Bakteri Ini
-
Peran Ibu Rumah Tangga untuk Cegah Keluarga Keracunan Makanan
-
Betulkah Batuk dan Pilek Bukan Penyakit? Ini Faktanya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi