Suara.com - Menonton drama Korea sambil ditemani satu bungkus kuaci? Hmm... rasanya sangat komplit! Apalagi, kini kuaci sudah hadir dengan berbagai varian rasa yang bisa jadi pilihan sesuai selera.
Kendati kuaci hanyalah makanan ringan untuk menemani aktivitas sehari-hari, ternyata kuaci memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Sebab, kuaci banyak mengandung asam amino, protein, mineral, dan banyak zat penting lain yang baik untuk tubuh.
Lalu, apa sebenarnya yang akan terjadi pada tubuh jika Anda suka makan kuaci? Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut reaksi tubuh bila Anda mengonsumsinya.
1. Memperbaiki organ dalam tubuh
Kuaci dikenal memiliki kandungan banyak vitamin E di dalamnya. Vitamin E pada kuaci dikenal mengandung anti-inflamasi yang mampu mengobati berbagai penyakit atau memperbaiki organ-organ dalam manusia.
Nah, jika ternyata Anda memiliki keluhan asma, hobi mengonsumsi kuaci ini akan sangat baik untuk menyembuhkannya. Bukan hanya itu, ternyata makan kuaci juga bisa mengatasi gangguan kesehatan lainnya, seperti kanker usus besar, dan berhenti haid pada wanita lanjut usia (menopause).
Bahkan, jenis kacang-kacangan ini juga mampu menangkal radikal bebas yang masuk ke jaringan kulit. Artinya, bila Anda suka makan kuaci, maka kulit menjadi lebih sehat dan terhindar dari penuaan dini.
2. Menurunkan kolesterol
Kandungan pitosterol yang terdapat pada kuaci juga sangat ampuh untuk menghancurkan lemak dalam tubuh. Nah, jika Anda suka mengonsumsi kuaci, maka ada peluang besar untuk terhindar dari gangguan kolesterol tinggi dan obesitas.
Untuk diketahui, hanya dengan mengonsumsi 100 gram kuaci saja, sama artinya dengan menambah 410-413 mg pitosterol untuk melawan lemak-lemak jahat yang ada di dalam tubuh. Kebayang kan manfaatnya bila kuaci ini merupakan makanan ringan favorit Anda?
3. Mencegah penyakit kanker
Sel-sel pertumbuhan kanker dalam tubuh bisa segera diatasi dengan mengonsumsi selenium. Kandungan selenium ini pun bisa Anda dapatkan dengan memakan kuaci. Selain menghancurkan sel kanker, selenium juga bagus untuk memperbaiki sel DNA yang rusak akibat penyakit atau obat-obatan tertentu.
Dengan mengonsumsi kuaci secara rutin, perkembangan sel kanker pun akan terhambat. Tubuh pun jadi lebih sehat dan fit setiap hari. Jadi, selamat untuk Anda yang hobi makan kuaci ya!
4. Terbebas dari stres karena menenangkan
Rutinitas sehari-hari memang kerap melelahkan dan menimbulkan berbagai keluhan, salah satunya adalah stres karena rasa penat. Apabila Anda sering mengalami stres akibat padatnya rutinitas sehari-hari, maka mengonsumsi satu bungkus kuaci saja bisa membuat pikiran lebih rileks dan tenang.
Berita Terkait
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Legenda Liverpool Kenny Dalglish Jalani Perawatan Kanker
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun