Suara.com - Peternak lebah, Omar Abulhassan meyakini sengatan lebah dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Meski tanpa petunjuk medis, ia telah melakukan praktik metode penyembuhan lewat sengatan lebah ke beberapa pasien.
Lelaki asal Kairo itu mengaku percaya tentang manfaat sengatan untuk kesehatan karena telah membaca manfaatnya dalam sebuah surat di Alquran (An Nahl) yang berarti lebah. Dalam metode penyembuhannya ia menggunakan racun serangga untuk menyembuhkan segala macam penyakit.
Seperti dilansir dari Dailymail, Jumat (16/11/2018), Abulhassan telah mempraktikan penyembuhan menggunakan lebah kepada lima orang yang tinggal di sekitar rumahnya. Metodenya, ia menggunakan enam lebah untuk menyengat pasien di berbagai bagian tubuh.
“Saya percaya sengatan lebah dapat menghilangkan rasa sakit, meningkatkan kesehatan mental dan bahkan menyembuhkan penyakit, seperti rematik,” ungkap pria 30 tahun itu.
Salah satu pasien langganannya, Mohamed Abdelfattah (29) mengaku setelah mencoba terapi lebah moodnya menjadi lebih baik dan tubuh lebih sehat.
“Saya cukup rutin menjalani terapi lebah, manfaatnya menjaga kekebalan tubuh sehingga lebih kuat,” katanya.
Kendati manafaatnya sudah dirasakan, namun secara ilmiah belum terbukti kebenarannya. Menurut Mahmoud Abdullatif, peternak lebah senior dan anggota Federasi Peternak lebah Arab penemuan metode terapi lebah harus dibuktikan dulu secara ilmiah
"Ini membutuhkan penelitian lebih lanjut agar dapat dipahami apa saja yang terkandung dalam racun lebah dan bagaimana manfaatnya bisa dirasakan," katanya.
Pasalnya, belum lama ini adalah seorang perempuan berusia 55 tahun meninggal dunia akibat menjalani akupuntur yang melibatkan lebah. Padahal, sekitar 2 tahun perempuan yang tak disebutkan namanya itu telah mengukuti sesi apitherapy. Dia meninggal setelah beberapa minggu dirawat di Rumah Sakit Universitas Ramón y Cajal di Madrid.
Baca Juga: 7 Teroris Ditangkap di Malaysia, Kebanyakan WN Filipina
Selain itu, aktor Hollywood Gerard Butler mengakui ia menderita reaksi yang mengancam jiwa setelah disuntik dengan racun 23 lebah untuk mengatasi masalah otot.
Aktris Gwyneth Paltrow, kini juga sedang mengalami reaksi di tubuhnya atas saran kesehatan yang kontroversial itu. Di situs Goop dikabarkan ia mencoba perawatan kesehatan kuno itu.
Metode apitherapy juga pernah dijalani oleh bintang Shakespeare in Love, ia mengatakan kepada The New York Times pada 2016 prosedur 'menyakitkan' menghasilkan hasil yang 'sangat luar biasa'.
Apitherapy sendiri adalah penggunaan zat dari lebah madu, termasuk madu, propolis dan royal jelly. Terapi ini melibatkan seorang terapis yang memegangi seekor lebah di atas kepalanya dan mencubitnya sampai stinger lebah muncul dan menusuk kulit pasien. Zat juga bisa disuntikkan.
Sejauh ini hanya ada sedikit bukti yang menunjukkan apitherapy dapat mengobati kondisi apa pun, meskipun klaim itu dapat menyembuhkan arthritis, multiple sclerosis dan stress.
Di Korea sendiri, dari segi medis para dokter telah meminta pasien untuk mengatahui dulu segala macam bahaya sebelum mereka menjalani prosedur pengobatan. Ini juga semakin banyak digunakan di AS dan baru-baru ini muncul di Inggris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi