Suara.com - Kemitraan dan kesetaraan gender dalam keluarga, hubungan relasi yang seimbang dan saling mendukung antara laki-laki dan perempuan merupakan syarat mutlak awal dalam pelaksanaan fungsi ketahanan keluarga.
"Hal tersebut bisa dimulai dari menumbuhkan kesadaran kesetaraan dan partnership dalam pembagian tugas, peran dan tanggungjawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki di lingkup keluarga,” seru Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Pribudiartha Nur Sitepu di Jalarta, Rabu (5/12/2018).
Pribudiartha menyampaikan dalam Seminar Perayaan Hari Ibu (PHI) Ke-90 dengan tema “Bersama Meningkatkan Peran Perempuan dan Laki-Laki dalam Membangun Ketahanan Keluarga untuk Kesejahteraan Bangsa”, perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang mampu menjadi motor penggerak dan perubahan (agent of change).
Perempuan juga harus sadar dan paham memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki. Hal tersebut dapat diterapkan dengan pembagian tugas, peran dan tanggungjawab yang seimbang antara suami-istri dalam rumah tangga. Sehingga, pemenuhan kasih sayang dan hak – hak anak pun tidak terabaikan.
“Banyaknya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, seperti kekerasan dalam rumah tangga, pornografi, radikalisme, intoleransi, kekerasan ekonomi sampai kejahatan seksual dan perdagangan orang menyadarkan kita akan pentingnya peran dan fungsi anggota keluarga,” ucapnya.
Pribudiarta menambahkan, keluarga merupakan pilar utama untuk menanamkan nilai – nilai budi pekerti dan wadah untuk menyemaikan kasih sayang dalam mempersiapkan anak menjadi manusia yang berguna bagi bangsa.
Namun, di era modern ini keluarga dijadikan sebagai target dari aspek ekonomi dan sosial atau ketentuan “siapa mengerjakan apa” berdasarkan peran gender yang dibentuk oleh budaya. Tanpa ekonomi yang baik maka ketahanan keluarga bisa saja menjadi rapuh. Penguatan ekonomi keluarga bisa dilakukan melalui peningkatan kualitas dan kuantitas, khususnya bagi kaum perempuan.
Salah satu prioritas KPPPA dalam rangka meningkatkan kualitas hidup perempuan di bidang ekonomi adalah Kebijakan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) melalui pengembangan industri rumahan untuk mendukung usaha mikro. Program ini sangat potensial bagi pemberdayaan perempuan karena pekerja usaha mikro mayoritas 60%-70% adalah perempuan. Pelibatan peran laki –laki juga telah dilakukan melalui kampanye He for She yang menjadi salah satu komitmen global dan harus digelorakan sampai akar rumput.
“Momentum PHI ke-90 ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian kita bersama sebagai apresiasi perjuangan perempuan atas eksistensinya dalam ketahanan keluarga dan sektor pembangunan. Ingat, suatu permasalahan akan terasa ringan apabila dikerjakan dengan tulus ikhlas disertai dengan perencanaan, pengambilan keputusan bersama antara suami-istri sehingga membentuk keharmonisan keluarga. Melalui kemitraan gender dalam keluarga, maka tujuan keluarga akan tercapai dengan lebih sistematis, terencana, dan efektif,” tutup Pribudiarta.
Baca Juga: Sempat Mangkir, Bahar bin Smith Besok Digarap Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin