Suara.com - Saat persalinan, biasanya para ibu akan diberikan suntikan pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit. Namun berbeda dengan apa yang dialami Nikki Bell. Ia melahirkan bayi dengan berat 5 kg tanpa disuntik obat penghilang rasa sakit atau dibius.
Seperti yang kita tahu, berat rata-rata seorang bayi ketika dilahirkan adalah 3,5 kg. Sedangkan batas wajarnya berada pada rentang 2,5 - 4,5 kg.
Nikki Bell, wanita asal Syned, Australia, melahirkan anak laki-laki yang ia beri nama Parker. Nikki melahirkan tanpa bantuan penghilang rasa sakit. Dengan berat bayi seperti itu, Pihak rumah sakit Blacktown Hospital pun menganggap ini merupakan rekor bayi terbesar yang pernah ada.
''Ini merupakan kelahiran alami tanpa komplikasi. Kami senang Parker dan ibunya dalam keadaan baik,'' ungkap pihak rumah sakit seperti dikutip Dailynews.
Melahirkan memang sebuah proses yang biasanya sangat menyakitkan. Banyak ibu baru cemas menghitung mundur tanggal persalinannya. Rasa nyeri saat melahirkan bisa dikurangi secara alami tanpa bergantung pada pembiusan medis. Namun, sebenarnya apakah kita bisa melahirkan normal tanpa disuntik obat penghilang rasa sakit?
Rasa nyeri saat melahirkan bisa dikurangi secara alami tanpa bergantung pada pembiusan medis. Namun perlu diingat jika dampaknya tidak sebesar obat penghilang rasa sakit biasa. Berikut ada 6 tips kurangi nyeri persalinan seperti mengutip Parents.
Rileks
"Yang paling penting Anda dapat bersantai selama persalinan adalah pikiran Anda, ketika Anda takut rasa sakit, Anda tegang, itu membuat rasa sakit menjadi lebih buruk, jadi dibuat rileks saja," kata Stacey Rees, perawat-bidan bersertifikat di Clementine Midwifery, di Brooklyn, New York.
Pijatan
Baca Juga: Jak Angel, Ibu Hamil 9 Bulan Jatuh saat Pawai Kemenangan Persija
Pijatan di daerah bagian bawah punggung atau di bagian bahu saat kontraksi bisa mengurangi rasa nyeri saat persalinan. Pijatan juga bisa membuat Anda rileks dan membantu merangsang tubuh melepaskan hormon endorfin yang membuat Anda merasa lebih baik.
Minta tolong kepada pendamping atau bidan untuk memijat tubuh Anda. Minta mereka untuk memijat secara perlahan-lahan
Air Hangat
Isi botol dengan air panas, tapi bukan air mendidih. Sebelum menempelkan pada tubuh, atau bahu. Balut botol berisi air hangat dengan handuk tipis terlebih dahulu.
Kehangatan juga bisa Anda peroleh dengan mengompres bagian yang terasa sakit, seperti di antara bagian belakang vagina dan perineum (daerah antara vagina dan anus), dengan handuk yang telah direndam air hangat.
Terapi Air hangat dapat bekerja untuk mengurangi rasa sakit persalinan. "Jangan meremehkan kekuatan mandi juga, aliran air hangat tidak hanya membuat Anda rileks tetapi juga akan memijat Anda. Rasanya benar-benar luar biasa dan sangat menenangkan untuk masuk ke air hangat di pusat persalinan," kenang Cynthia Overgard ibu 3 orang anak asal Stamford, Connecticut, US.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol