Suara.com - Seorang wanita asal India mengalami infeksi kaki gajah. Akibatnya, wanita berusia 21 tahun ini tak pernah menggunakan sepatu karena ukuran kakinya yang super besar.
Kaki gajah atau dalam bahasa medis disebut sebagai filariasis, merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing parasit. Dalam kasus ini, wanita bernama Tawheeda Jan tersebut mengaku sudah mengalami penyakit kaki gajah sejak kecil.
Dilansir Daily Mail dari Barcroft TV, Tawheeda mengaku awalnya penyakit kaki gajah ini tak begitu berpengaruh pada hidupnya. Tapi seiring bertambahnya usia, kakinya semakin berat hingga tak bisa digerakkan.
"Aku tak pernah memiliki sepatu sejak kecil, meskipun aku sangat menyenangi model-model sepatu. Aku sempat membeli sepatu pada tahun 2014, namun akhirnya harus kuberikan kepada teman karena tak muat," ujarnya.
Ia juga akrab dengan operasi sejak kecil. Dokter memotong jempol kakinya dengan harapan dapat membantu mencegah kaki Tawheeda bertambah besar. Namun ternyata hal tersebut tidak berpgnaruh banyak.
Karena tak bisa bergerak bebas, ia pun harus putus sekolah. Untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMA, Tawheeda harus bersekolah di desa sebelah yang sulit ia jangkau.
Memiliki kondisi tak biasa juga membuatnya rentan mengalami bullying. Meski begitu, ia mengaku tak pernah patah semangat karena memiliki keluarga yang sangat suportif.
Ia juga mengaku tak menyerah mencari pengobatan untuk penyakitnya. Dalam hatinya, ia berpegan teguh kepada keinginan untuk bisa berjalan dengan bebas dan menggunakan sepatu.
"Aku yakin akan menemukan seseorang yang bisa menyembuhkan kondisi ini. Aku menunggu datangnya hari di mana aku bisa berlari tanpa rasa sakit," tutupnya.
Baca Juga: Terus Bertambah, Korban Meninggal Tsunami Selat Sunda Jadi 429 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini