Suara.com - Seorang perempuan korban pelecehan seksual di India, memotong alat kelamin lelaki yang terus membuntutinya. Wanita itu juga yang membawa lelaki tersebut ke rumah sakit agar tak mati.
Inspektur Senior Gajanan Kabdule mengatakan, lelaki bernama Tushar Pujare tersebut awalnya dijebak sang perempuan yang merupakan tetangganya, agar pergi ke lokasi terpencil di Mumbai.
Ketika di lokasi, kawasan industri terpencil, perempuan korban pelecehan itu memotong alat vital lelaki berusia 27 tahun tersebut.
"Perempuan itu dan dua rekannya sudah ditangkap. Mereka mengakui berkomplot untuk memotong bagian pribadi penguntit karena dilecehkan terus menerus,” kata Kabdule seperti diberitakan AFP, Jumat (28/12/2018).
Berdasarkan keterangan si perempuan, lelaki tersebut seringkali menggodanya dan mengajaknya berhubungan intim.
Namun, ibu dua anak dan masih bersuami itu terus menolak. Karena di tolak, Pujare sempat menemui suami dan menyatakan dirinya mencintai perempuan itu. Kontan pelaku dan sang suami ribut.
Karena kesal, perempuan itu lantas menghubungi dua lelaki tetangganya untuk menjebak Pujare. Mereka menghubungi Pujare dan meminta yang bersangkutan ke zona industri terpencil Mumbai, Selasa (25/12/2018).
“Kami menemukan pisau dan alat kelamin yang terputus di lokasi kejadina, Perempuan itu dan kedua temannya sudah kami tahan.”
Media setempat melaporkan, lelaki yang terluka itu menjalani operasi untuk menyelamatkan nyawanya. Kekinian, kondisi kesehatan lelaki penguntit itu stabil, tapi masih traumatis.
Baca Juga: Layar Makin Luas, Samsung Akan Gunakan Teknologi SoD
Kasus yang sama pernah terjadi tahun 2017. Kala itu, satu perempuan di selatan Kerala, India. memotong alat kelamin lelaki yang mencoba memerkosanya.
India memiliki catatan buruk tentang kekerasan seksual terhadap perempuan. Rata-rata, lebih dari 100 perkosaan dilaporkan setiap hari pada tahun 2016.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!
-
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total
-
Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto