Suara.com - Lelaki berusia 60 tahun yang tinggal di Milwaukee, Amerika Serikat, mengalami masalah keringat yang tidak biasa. Saat melakukan aktivitas ringan, ia bisa mengeluarkan keringat berlebih yang membuat bajunya basah kuyup. Tentu saja hal ini menurunkan tingkat percaya dirinya.
Setelah tiga tahun mengalami hal ini, lelaki yang tak disebutkan namanya itu mengunjungi dokter Mark Chelmowski di Advocate Aurora Health Care, Milwaukee. Oleh dokter, lelaki itu didiagnosis hiperhidrosis karena menghasilkan keringat berlebih.
Dr. Mark mengatakan bahwa hiperhidrosis yang dialami lelaki tua itu disebabkan oleh kejang yang memang dialaminya selama beberapa menit ketika konsultasi dan pulih dengan sendirinya.
"Saya meminta dia untuk melakukan tindakan electroencephalogram (EEG) untuk mencatat aktivitas kejang di daerah lobus frontal otak yang bertepatan dengan periode berkeringat berlebihan," ujar Mark.
Hasilnya, kejang yang dialami lelaki itu selama beberapa menit mengirim sinyal ke tubuh untuk melepaskan panas dan mengarah pada keluarnya keringat yang berlebihan. Mark pun meresepkan obat anti kejang.
"Kini pasien tersebut hanya mengalami satu episode keringat berlebih dalam 18 bulan terakhir," tandas dia. Jadi, jangan sepelekan kondisi keringat berlebih seperti ini, ya. Ternyata bisa diatasi, kok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat