Suara.com - Lintah Besar Hidup di Tenggorokkan Lelaki Ini, Kok Bisa?
Lintah sepanjang 10 cm hidup dalam dinding tenggorokan laki-laki berusia 60 tahun bernama Li.
Disinyalir, lintah tersebut masuk ke tenggorokan setelah Li meminum air tanpa direbus yang mengandung telur lintah.
Telur tersebut menetas menjadi larva dan kemudian memakan darah Li. Sampai akhirnya lintah tersebut bertambah besar hingga tumbuh sebesar 10 cm.
Sebelum tahu ada mahluk hidup bersarang di tenggorokannya, Li mengaku kerap merasakan gatal di area kerongkongan dan mengalami batuk tak tertahankan.
Awalnya dokter tidak tahu masalah apa yang menimpa Li. Sampai akhirnya Li memutuskan untuk berobat ke Rumah Sakit Pengobatan Tradisional China di Xingwen, kota Yibin, China.
Dokter Zhang Dadong yang melakukan endoskopi pada Li menemukan lintah gemuk hidup di dinding tenggorokannya.
Hewan licin itu sulit untuk diambil. Dokter Zhang kemudian meminta bantuan rekannya untuk menenangkan lintah menggunakan obat penenang aerosol dilansir dari Mirror.
Dengan begitu, Dokter Zhang dapat menarik lintah menggunakan sepasang tang.
Baca Juga: Perempuan Asal Australia Sebut Implan Payudara Meracuni Tubuhnya
Karena kasus tersebut, Dokter Zhang menyarankan penduduk setempat untuk merebus air sebelum dikonsumsi demi keselamatan mereka sendiri dari lintah besar seperti yang dialami di tenggorokkan lelaki ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia